Radartegal.com - Di perbatasan Kabupaten Batang dan Banjarnegara, terdapat sebuah telaga Dringo indah yang kerap dijuluki sebagai Ranu Kumbolo-nya Jawa Tengah.
Telaga Dringo, begitulah masyarakat sekitar menyebutnya. Terletak di ketinggian sekitar 2.200 meter di atas permukaan laut, telaga ini menawarkan panorama menakjubkan yang jarang ditemukan di tempat lain.
Udara sejuk khas pegunungan berpadu dengan hamparan air jernih berwarna kehijauan, menciptakan suasana tenang dan menyejukkan hati.
Keindahan Telaga Dringo semakin memesona saat kabut turun perlahan menutupi permukaan air. Di pagi hari, pemandangan matahari terbit menjadi momen yang paling ditunggu para wisatawan.
BACA JUGA: 7 Wisata Alam Sejarah di Jawa Timur Penuh Legenda dan Mitos Unik
BACA JUGA: Cari Ide Healing? Ini 5 Wisata Alam Indah di Klaten yang Cukup Hening
Warna langit yang berubah dari jingga ke biru muda menciptakan refleksi indah di permukaan telaga, seolah membawa pengunjung ke dunia lain yang jauh dari hiruk-pikuk kota.
Asal Usul Nama “Dringo”
Nama “Dringo” konon berasal dari tumbuhan bernama Dringo (Acorus calamus) yang banyak tumbuh di sekitar kawasan ini. Tanaman ini dikenal memiliki khasiat obat dan sering digunakan oleh masyarakat tradisional Jawa.
Cerita lain menyebutkan bahwa nama tersebut diberikan oleh penduduk setempat karena bentuk daun tanaman ini yang menyerupai rumput liar, namun memiliki aroma khas yang menenangkan.
Keberadaan tanaman dringo yang tumbuh alami di sekitar telaga kini menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus menambah keasrian kawasan wisata ini.
BACA JUGA: Liburan Hemat ke Pacitan, 7 Wisata Alam Indah Ini Nggak Kalah dengan Bali
BACA JUGA: Terbatas Budget? Ini 4 Wisata Alam Murah di Pati yang Bikin Berkesan
Rute Menuju Telaga Dringo
Akses menuju Telaga Dringo cukup menantang, namun pemandangannya sepadan dengan usaha yang dikeluarkan. Ada dua jalur utama untuk mencapai lokasi ini:
Dari arah Batang: perjalanan dimulai dari Bawang menuju Desa Pekasiran. Jalur ini cukup menanjak, dengan kondisi jalan sebagian masih berbatu.
Dari arah Dieng (Banjarnegara): wisatawan bisa mengambil rute Dieng – Sikidang – Desa Pekasiran – Telaga Dringo. Rute ini lebih populer di kalangan pelancong karena sudah banyak petunjuk arah menuju lokasi.