Kondisi mata uang adalah sinyal penting. Jika Anda memantau berita ekonomi dan melihat Rupiah menguat terhadap USD, itu bisa jadi waktu yang baik untuk membeli. Harga logam mulia dalam Rupiah menjadi lebih murah.
BACA JUGA: Auto Cuan Rp 100 Juta tanpa Kerja Keras, Ini 5 Tips Investasi Emas Sesudah Lebaran
3. Ketika Harga Emas Mengalami Koreksi
Harga emas jarang naik terus. Akan selalu ada fase koreksi (penurunan sementara). Jika Anda melihat tren turun dalam grafik harian atau mingguan, itulah momen bagus untuk masuk pasar.
Strategi Pintar Saat Membeli Emas Antam
Menentukan waktu beli memang penting, tapi strategi investasi yang tepat lebih berperan dalam hasil jangka panjang.
1. Gunakan Metode DCA (Dollar-Cost Averaging)
Daripada menebak waktu paling murah, lebih bijak membeli secara rutin setiap bulan dengan nominal tetap. Cara ini menurunkan risiko membeli di harga tertinggi dan membuat investasi lebih konsisten.
2. Pantau Kurs dan Berita Ekonomi
Kombinasikan analisis teknikal sederhana dengan kabar ekonomi global. Ketika The Fed menahan suku bunga dan inflasi stabil, biasanya harga emas cenderung naik. Di situlah pentingnya membaca tren.
BACA JUGA: Update Harga Emas Antam Hari Ini Oktober 2025, Naik Tipis tapi Masih Cuan
3. Hindari Musim Permintaan Tinggi
Harga sering melonjak menjelang akhir tahun, Ramadan, atau musim pernikahan. Bila ingin mendapat harga terbaik, beli sebelum periode tersebut.
4. Selalu Beli di Tempat Resmi
Pastikan membeli melalui Antam Logam Mulia, Pegadaian, atau marketplace resmi dengan sertifikat asli. Hindari penjual tanpa bukti keaslian karena banyak kasus pemalsuan logam mulia.
Prediksi Tren Harga Emas Antam 2025
Menurut analisis ekonom dari beberapa media keuangan, harga emas dunia diperkirakan masih fluktuatif namun tetap menguat di paruh kedua 2025.
Kenaikan bisa terjadi bila ketegangan geopolitik meningkat atau inflasi global naik. Namun, bila ekonomi global stabil dan suku bunga menurun, harga emas justru bisa turun.
Artinya, awal hingga pertengahan 2025 tetap menjadi periode yang relatif aman untuk mulai membeli secara bertahap.
BACA JUGA: BSI Bukukan Laba Rp3,7 triliun, Bisnis Emas dan Haji Dorong Kinerja Solid
BACA JUGA: Gaji Cuma UMR tapi Mau Beli Emas? Lakukan 3 Metode Ini Pasti Jadi Cuan