BACA JUGA: Warga Desa di Pemalang Dilatih Cara Penanggulangan Bencana Kebakaran
BACA JUGA: Pemkab Pemalang Akan Bentuk 480 Relawan Kebakaran di 3 Kecamatan Ini
Kepala Desa Sridadi Sudiryo membenarkan insiden kebakaran rumah tersebut. Material bangunan yang mudah terbakar mempercepat penjalaran api hingga menjangkau rumah di sekitarnya.
“Material bangunan yang mudah terbakar, membuat api semakin tidak terkendali. Bahkan sempat menjalar ke bagian rumah yang ada di sampingnya,” ujarnya.
Hasil asesmen bersama pemerintah desa mencatat, selain rumah milik Natam yang rata dengan tanah, tiga rumah lain juga mengalami kerusakan.
Rumah milik Sahur mengalami kerusakan ringan pada bagian teras, rumah milik Parkhan rusak ringan pada teras, sementara rumah milik Tarso terdampak di bagian atap dapur.
Satu unit sepeda motor yang terparkir di dalam rumah milik Natam juga tidak dapat diselamatkan dan hangus terbakar.
Petugas hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab utama kebakaran rumah. Namun dugaan sementara, api dipicu oleh hubungan arus pendek listrik.
Pemerintah desa bersama pihak terkait tengah berupaya memberikan pendampingan kepada korban, terutama keluarga Natam yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran rumah.