Sugono meminta agar perbaikan jalan ini menjadi skala prioritas dalam APBD 2025. Dia juga membuka peluang untuk mendorong alokasi bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Tengah atau pemerintah pusat, mengingat posisi strategis jalur tersebut sebagai penghubung lintas daerah.
BACA JUGA:Kebakaran Kapal di Pelabuhan Tegal, Kerugian Capai Miliaran Rupiah
BACA JUGA:Berani Berkunjung? Mitos Curug Putri Tegal Simpan Cerita Mistis di Balik Pesonanya
“Jangan tunggu korban jatuh atau mobil terguling. Ini jalur produktif, bukan jalan mati,” cetusnya.
Warga setempat, kata Sugono, telah lama mengeluhkan kondisi jalan tersebut. Namun hingga kini belum ada perbaikan besar yang dilakukan. Sebagian bahkan mengaku harus memutar arah untuk menghindari kerusakan terparah, terutama di segmen Pagerbarang-Jatibarang.