Ketika lapisan ini menipis, maka tubuh menjadi lebih mudah terserang infeksi, terutama bagi penderita asma, alergi, atau gangguan saluran pernapasan kronis lainnya.
Namun, penting untuk digarisbawahi bahwa kondisi tersebut bukanlah penyebab langsung dari pneumonia atau efusi pleura. Ini hanyalah faktor risiko tambahan yang memperbesar kemungkinan seseorang terinfeksi, tetapi bukan penyebab utama.
BACA JUGA: Fakta dan Mitos Larangan Memotong Kuku di Malam Hari
BACA JUGA: Mitos dan Legenda Gunung Rinjani, Ada Kerajaan di Atasnya?
Faktor Risiko Sebenarnya dari Paru-paru Basah
Penyebab utama paru-paru basah adalah infeksi mikroorganisme seperti bakteri Streptococcus pneumoniae, virus influenza, atau jamur tertentu. Faktor-faktor yang meningkatkan risiko seseorang terkena pneumonia atau efusi pleura antara lain:
- Sistem imun yang lemah (misalnya pada lansia atau penderita HIV/AIDS)
- Merokok
- Penyakit kronis seperti diabetes atau penyakit jantung
- Paparan lingkungan yang tidak higienis
- Kurangnya vaksinasi terhadap flu atau pneumonia
Hal tersebut diperkuat oleh keterangan dari CDC (Centers for Disease Control and Prevention), yang menyatakan bahwa pneumonia adalah infeksi paru yang paling sering disebabkan oleh virus atau bakteri, dan tidak memiliki hubungan langsung dengan suhu malam hari atau aktivitas berkendara malam.
Risiko dari Naik Motor Malam Hari
Meskipun tidak menyebabkan paru-paru basah, naik sepeda motor di malam hari tetap memiliki sejumlah risiko kesehatan yang perlu diwaspadai.
BACA JUGA: Mitos Jumat Kliwon dalam Budaya Jawa yang Paling Dipercaya
BACA JUGA: 7 Mitos yang Konon Bikin Seret Rezeki dan Masih Dipercaya
Salah satunya adalah hipotermia ringan yang bisa terjadi jika tubuh terkena paparan angin dingin dalam waktu lama tanpa perlindungan.
Selain itu, paparan debu dan polusi malam hari juga dapat memicu kambuhnya alergi atau asma bagi orang yang memiliki riwayat tersebut.
Di sisi lain, kelelahan fisik dan penurunan konsentrasi di malam hari juga meningkatkan risiko kecelakaan saat berkendara.
Jadi, mengenakan jaket tebal, masker, dan helm tertutup adalah langkah pencegahan yang tidak hanya melindungi dari udara dingin, tetapi juga dari bahaya lain di jalan.
BACA JUGA: 5 Mitos yang Masih Dipercaya Warga Jawa Tengah hingga Kini
BACA JUGA: Mitos Kalamakara dalam Seni Arsitektur Candi Hindu Buddha
Mitos yang Harus Ditinggalkan
Berdasarkan bukti medis dan pendapat para ahli, naik sepeda motor malam hari tidak menyebabkan paru-paru basah. Penyakit tersebut hanya bisa terjadi akibat infeksi mikroorganisme, bukan karena udara dingin atau paparan angin saat malam.