Membuang air panas langsung ke selokan juga dapat menimbulkan asap atau uap yang mengepul, yang dalam lingkungan padat penduduk bisa mengganggu kenyamanan tetangga.
Dalam perspektif etika sosial, ini dianggap sebagai tindakan tidak sopan atau kurang menjaga kenyamanan lingkungan.
BACA JUGA: 4 Mitos Gunung Arjuno yang Sakral! Melanggar Bisa Kesurupan!
BACA JUGA: 5 Mitos yang Konon Bikin Susah Dapat Jodoh Sejati
Selain itu, air panas juga bisa membawa residu minyak atau sisa makanan, terutama dari dapur. Jika dibuang ke selokan tanpa disaring atau didinginkan terlebih dahulu, hal ini bisa mempercepat penumpukan lemak dan penyumbatan saluran air.
Antara Kepercayaan, Sains, dan Kearifan Lokal
Mitos membuang air panas ke selokan merupakan bentuk dari warisan budaya dan spiritual masyarakat Indonesia yang mengajarkan pentingnya keharmonisan dengan lingkungan, baik yang terlihat maupun tak terlihat.
Walau tidak seluruhnya relevan dalam konteks ilmiah modern, mitos ini berfungsi sebagai pengingat moral dan etika sosial agar masyarakat lebih berhati-hati dan tidak sembrono dalam bertindak.
Dari sisi lingkungan, membuang air panas ke selokan memang tidak merusak pipa, namun tetap berpotensi merusak ekosistem dan kenyamanan sosial jika dilakukan sembarangan. Semoga bermanfaat.