Imbas Perang Dagang Amerika-China Harus Secepatnya Diantisipasi

Minggu 20-04-2025,17:15 WIB
Reporter : Zuhlifar Arrisandy
Editor : Zuhlifar Arrisandy

SEMARANG, radartegal.com - DPRD Jateng meminta Pemprov mengantisipasi dampak perang dagang Amerika Serikat versus China terhadap perekonomian.

Apalagi penerapan tarif impor tinggi oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump berpotensi membuat nilai ekspor Jateng terganggu.

Ketua DPRD Jateng Sumanto mendorong berbagai terobosan dilakukan agar ekspor Jateng tidak turun signifikan.

Menurut Sumanto, perang dagang antara Amerika Serikat dan China dapat berdampak ke Indonesia, khususnya ke Jawa Tengah.

BACA JUGA: Pahami Dampak Positif dan Negatif AI, Sumanto Minta Literasi Ditingkatkan

BACA JUGA: Pemerintah Didorong Beri Insentif untuk Tingkatkan Minat Beternak

"Perang dagang ini akan berpengaruh pada perubahan perdagangan global. Diantaranya potensi penurunan ekspor nasional yang dampaknya pada penurunan kinerja sektor industri di daerah," katanya, belum lama ini.

Selain itu, lanjutnya, menurunnya nilai tukar Rupiah dan fluktuasi harga komoditas global bisa berpengaruh ke tekanan pada Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) serta sektor pertanian.


Sumanto khawatir naiknya tarif impor yang diterapkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump akan berdampak pada penurunan permintaan global pada produk ekspor unggulan Jateng.

Antara lain tekstil, furniture, dan kayu olahan.

BACA JUGA: Gelaran Perdana Forum Senayan, Ketua DPRD Sumanto: Sinergitas Pemprov dan DPR RI Wujudkan Kemajuan Jateng

BACA JUGA: Pemprov Jangan Hanya Bergantung Pusat, Ketua DPRD Sumanto Soroti Potensi Jawa Tengah

Ia menambahkan, pihak terkait perlu waspada dengan potensi terganggunya industri padat karya.

Sebab sebagian bahan baku produksi berasal dari China. Biaya logistik dan bahan baku juga bakal meningkat akibat hambatan perdagangan global.

Kendati begitu, ia menilai Jateng masih menjadi lokasi investasi unggulan dengan daya saing upah, dan infrastruktur yang semakin berkembang.

Kategori :