Pemerintah Didorong Beri Insentif untuk Tingkatkan Minat Beternak

Pemerintah Didorong Beri Insentif untuk Tingkatkan Minat Beternak

Ketua DPRD Jateng Sumanto-zuhlifar arrisandy/radartegal.com-

SEMARANG, radartegal.com - Anak muda dan lulusan sarjana tak banyak yang mau beternak.Hal ini menjadi perhatian Ketua DPRD Jateng Sumanto, yang menyoroti turunnya minat beternak di masyarakat.

Sumanto meminta pemerintah memberikan insentif agar beternak menjadi sumber penghasilan yang menguntungkan.

Padahal dari sebaran data, potensi hasil peternakan di Provinsi Jawa Tengah cukup tinggi dan hanya kalah dengan Jawa Timur.

Menurutnya, hal yang perlu diperhatikan saat ini adalah menumbuhkan kemauan orang untuk beternak.

BACA JUGA: Pahami Dampak Positif dan Negatif AI, Sumanto Minta Literasi Ditingkatkan

BACA JUGA: Gelaran Perdana Forum Senayan, Ketua DPRD Sumanto: Sinergitas Pemprov dan DPR RI Wujudkan Kemajuan Jateng

Sumanto mengatakan bahwa minat masyarakat beternak semakin turun. Terlebih, Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK sudah tidak lagi membuka jurusan peternakan maupun pertanian.

Anak muda pun, papar Sumanto, setelah lulus kuliah dan menjadi sarjana, tak banyak yang mau menjadi peternak.

"Mereka lebih senang menjadi pegawai negeri, atau bekerja di perusahaan karena gajinya minimal UMR," kata Sumanto, belum lama ini.

Potensi beternak tersebut, kata Sumanto, akan semakin turun. Terlebih kini masyarakat sudah semakin mengikuti sistem kapitalisme.

BACA JUGA: Pemprov Jangan Hanya Bergantung Pusat, Ketua DPRD Sumanto Soroti Potensi Jawa Tengah

BACA JUGA: Cegah Radikalisme, Ketua DPRD Jateng Sumanto: Pentingnya Moderasi Beragama untuk Bangun Toleransi

Dari kondisi yang cukup memprihatinkan ini, ia mendorong pemerintah untuk memberikan insentif yang cukup kepada para peternak.

Beternak, lanjutnya, harus menghasilkan pendapatan yang cukup sehingga setimpal dengan modal yang para peternak keluarkan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait