Di Maroko, terdapat tradisi Nafar, di mana seorang penjaga kota berkeliling sambil meniup terompet untuk membangunkan warga agar bersiap sahur.
Tradisi ini telah berlangsung turun-temurun dan menjadi bagian penting dalam suasana Ramadan di negara tersebut.
4. Lebanon
Di Lebanon, masyarakat masih mempertahankan tradisi Midfa al-Iftar, yaitu penembakan meriam sebagai tanda berbuka puasa. Tradisi ini awalnya berasal dari Mesir sekitar 200 tahun lalu dan kemudian menyebar ke negara-negara Timur Tengah lainnya.
BACA JUGA: Buka Puasa dengan 4 Makanan Ini? Hati-ati, Bisa Bikin Berat Badan Naik 5 Kg
BACA JUGA: Awas Kebiasaan! 5 Hal yang Harus Dihindari Agar Puasa Lancar Seharian
5. Bangladesh, India, dan Pakistan
Di negara-negara Asia Selatan seperti Bangladesh, India, dan Pakistan, malam terakhir Ramadan disebut Chaand Raat. Malam ini dirayakan dengan berbagi makanan manis dan menghias tangan dengan henna sebagai persiapan menyambut Idulfitri.
Di India, ada juga tradisi Seheriwalas, yaitu orang-orang yang berkeliling kota untuk membangunkan warga sahur dengan menyanyikan nyanyian khas Ramadan.
6. Afrika Selatan
Di Afrika Selatan, ada kelompok khusus bernama Maan Kyker yang bertugas mengamati bulan sabit pertama untuk menentukan akhir Ramadan. Tradisi ini masih dijalankan sebagai bagian dari warisan budaya Islam di negara tersebut.
7. Turki
Di Turki, tradisi Askıda Ekmek menunjukkan semangat berbagi di bulan suci. Dalam tradisi ini, seseorang membeli dua roti dan meninggalkan satu untuk orang yang membutuhkan. Selain itu, para penabuh drum berkeliling desa untuk membangunkan warga saat sahur.
BACA JUGA: 5 Jenis Minuman yang Bisa Bikin Anda Sehat dan Gak Loyo saat Puasa
BACA JUGA: Jangan Sampai Terulang! Hal Sepele yang Membatalkan Puasa Ini Seringkali Diabaikan Umat Muslim
8. Irak
Di Irak, Ramadan menjadi waktu bagi pria untuk memainkan Mheibes, permainan tradisional yang melibatkan kelompok besar. Permainan ini mengharuskan satu tim menyembunyikan cincin di antara anggotanya, sementara tim lawan menebak siapa yang menyembunyikannya.
9. Bahrain
Di Bahrain, malam ke-14 Ramadan dirayakan dengan Gergaoon, di mana anak-anak mengenakan pakaian tradisional dan berkeliling untuk menyanyikan lagu serta mengumpulkan permen.
Salah satu minuman khas Ramadan yang populer di Bahrain adalah Vimto, minuman manis berbasis buah yang selalu hadir di meja berbuka puasa.
10. Bosnia dan Herzegovina
Di Sarajevo, meriam Ramadan ditembakkan setiap malam dari Benteng Kuning sebagai penanda waktu berbuka. Selain itu, aroma roti Somun yang baru dipanggang menjadi ciri khas Ramadan di Bosnia dan Herzegovina.
BACA JUGA: Hukum Menyindir Teman Lewat Status WA saat Puasa, Jangan Sampai Hal Sepele Bikin Ibadahmu Terganggu