Sungai Cacaban Meluap, Dua Desa di Suradadi Tegal Terendam Banjir

Sabtu 28-01-2023,07:00 WIB
Reporter : Yeri Noveli
Editor : Adi Mulyadi

SURADADI, RADARTEGAL.COM - Dua desa di wilayah Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal terendam banjir sejak Kamis hingga Jumat 26-27 Januari 2023. Kedua desa itu yakni, Sidaharja dan Jatimulya.

Penyebab banjir disinyalir karena di wilayah tersebut diguyur hujan deras, sehingga air Sungai Cacaban meluap.

Kasat Polairud Polres Tegal AKP Siswanto menuturkan, banjir terjadi sejak Kamis malam kemarin. Saat ini, ketinggian banjir sekitar 40 sentimeter. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam bencana tersebut.

"Banjir masih ringan. Penyebab banjir ini karena sejak Kamis kemarin sampai hari Jumat ini, terjadi hujan deras dan ringan. Sehingga Sungai Cacaban tidak mampu menampung debit air yang tinggi dan meluap ke permukiman penduduk," kata AKP Siswanto, saat ditemui di Desa Sidaharja, Jumat pagi 27 Januari 2023.

BACA JUGA:Fatwa MUI: Zakat Fitrah 2,7 Kilogram, Baznas Kota Tegal Gelar Sosialisasi

Dia menuturkan, banjir yang merendam rumah penduduk di Desa Sidaharja terjadi di RW 06. Tepatnya di RT 11, 12 dan 13. Sedangkan di Desa Jatimulya, hanya terjadi di beberapa titik.

Sejauh ini, warga memilih tetap tinggal di dalam rumah. Mereka tidak ada yang mengungsi karena genangan banjir hanya sekitar selutut kaki orang dewasa.

"Tidak semuanya banjir, masih ada beberapa jalan yang masih bisa dilewati kendaraan," ujarnya.

Menurut Siswanto, untuk mengantisipasi terjadinya banjir susulan, pihaknya telah menugaskan sejumlah personel untuk berjaga-jaga di dua desa tersebut. Mereka merupakan anggota Polres Tegal, Koramil dan sejumlah relawan dari BPBD, PMI, SAR serta masyarakat setempat.

BACA JUGA:DPRD Bandung Belajar UHC ke Dinkes Brebes

"Mereka berjaga-jaga di titik-titik banjir," ucapnya.

Terpisah, Ketua PMI Kabupaten Tegal, Iman Sisworo mengaku sudah menerjunkan personelnya ke lokasi banjir sejak Kamis malam kemarin. Mereka melakukan asesment sekaligus membantu warga untuk mengevakuasi barang-barang berharga.

"Untuk kerugiannya masih kita data. Intinya, warga terdampak banjir membutuhkan bantuan sembako, peralatan kebersihan dan air bersih," imbuhnya. *

Kategori :