Ade Armando Babak Belur, Andi Arief Mengkhawatirkan Denny Siregar dan Ruhut Sitompul

Selasa 12-04-2022,14:27 WIB

Aksi pengeroyokan Ade Armando, Senin (11/4) dinilai Kepala Bappilu Partai Demokrat Andi Arief karena adanya unsur kebencian.

Andi secara terus terang mengkhatirkan dua tokoh seperti Denny Siregar dan Ruhut Sitompul. 

"Memori publik setiap hari mendapat asupan kebencian. Terus terang saya mengkhawatirkan setelah ini Deny Siregar dan Ruhut Sitompul. Para pemimpin berbuatlah sesuatu agar ada upaya penghentian," cuitnya di Twitter, Selasa (12/4).

Andi Arief melalui akun Twitter, mengatakan, kebencian yang terjadi seperti itu sengaja dibiarkan.

Bahkan penegak hukum sekalipun yang bagi dia menjadi salah satu andil penyebab kekerasan yang dialami Ade Armando. 

"Membiarkan kebencian terlalu lama, yang salah siapa? Presiden yang salah, menikmati perseteruan warganya," kata Andi Arief.

"Akibatnya aparat hukum tebang pilih. ujungnya penganiayaan hari ini. Gambaran dua kebencian yang memuncak," sambungnya. 

Kejadian Ade Armando tidak bisa dipandang sebelah mata. Hal ini untuk memastikan tidak terulang lagi kejadian serupa pada pegiat media sosial yang menyita perhatian publik. 

Sebelumnya, Ade Armando dikeroyok massa saat aksi unjuk rasa di depan Gerbang DPR RI Senayan Jakarta. 

Tujuan Ade Armando bergabung dengan aksi mahasiswa, adalah mendukung tuntutan mahasiswa yakni menolak wacana jabatan 3 periode. 

Awalnya, Ade Armando cekcok dengan seorang ibu-ibu hingga pegiat media sosial tersebut dikeroyok oleh oknum hingga babak belur. 

Pengeroyokan pegiat media sosial Ade Armando terjadi ketika datang ke aksi mahasiswa ke gedung DPR. 

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie datang untuk menjenguk Ade Amando di HCU RS Siloam Semanggi. 

Grace bilang, meski wajah Ade Armando babak belur, namun pria 60 tahun itu masih bisa bicara. 

"Terima kasih doa dan dukungan bro dan sis semua. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan bang Ade. Tapi tadi beliau sudah bisa cerita dan tetap semangat," katanya. 

Tags :
Kategori :

Terkait