Pemprov Jateng Salurkan 1.507 Alsintan, Panen Cuma 2 Jam!

Pemprov Jateng Salurkan 1.507 Alsintan, Panen Cuma 2 Jam!

ALSINTAN- Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau deretan alat dan mesin pertanian saat penyerahan 1.507 unit alsintan dalam Parade Alsintan di Lapangan Tarubudoyo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Selasa 3 November 2026.-ISTIMEWA-

Ringkasan Cepat: 

  • Distribusi Massal: Pemprov Jateng menyalurkan 1.507 unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) sepanjang 2026 ke 32 kabupaten/kota guna mempercepat modernisasi sektor pertanian perdesaan.
  • Efisiensi Drastis: Penggunaan Alsintan terbukti meningkatkan efisiensi kerja 40–50 persen serta menekan potensi kehilangan hasil panen dari 10 persen menjadi maksimal 2 persen.
  • Target Lumbung Pangan: Langkah mekanisasi ini ditempuh untuk mempertahankan posisi Jawa Tengah sebagai Lumbung Pangan nasional, menopang target produksi gabah melampaui capaian 11,5 juta ton pada tahun sebelumnya.
  • Regenerasi Petani Muda: Modernisasi teknologi pertanian ditargetkan mampu mengubah citra sektor pertanian agar lebih menarik bagi generasi muda milenial dan Gen Z.

radartegal.com- Proses pemanenan padi seluas satu hektare yang biasanya memakan waktu seharian penuh dengan puluhan tenaga kerja kini bisa tuntas hanya dalam tempo kurang dari dua jam.

Komitmen untuk wujudkan modernisasi pertanian, Pemprov Jateng Salurkan 1.507 Alsintan secara serentak ke berbagai wilayah kabupaten/kota sepanjang tahun 2026. Langkah masif ini diambil untuk mendongkrak efisiensi produksi pangan sekaligus mengukuhkan posisi Jawa Tengah sebagai benteng pertahanan pangan nasional di Indonesia.

Parade alat dan mesin pertanian yang megah digelar di Lapangan Tarubudoyo, Ungaran, Kabupaten Semarang pada Selasa 3 November 2026, menjadi penanda komitmen modernisasi ini.

BACA JUGA: 11 Gapoktan Kabupaten Tegal Terima Bantuan Alsintan

BACA JUGA: Bantuan Alsintan Bikin Petani Pemalang Tersenyum, Penanganan Pascapanen Jadi Lebih Mudah

Kronologi Penyerahan 1.507 Alsintan dan Komitmen Gubernur Jateng

Prosesi pengerahan dan penyerahan bantuan alsintan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di tengah perwakilan kelompok tani dari berbagai daerah.

Luthfi menegaskan bahwa peralihan dari metode pertanian tradisional menuju mekanisasi modern bukan lagi sekadar pilihan gaya hidup, melainkan kebutuhan mendesak yang harus direalisasikan.

"Modernisasi alat pertanian ini tidak hanya menjadi pilihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan,” kata Luthfi disela acara Parade Alat dan Mesin Pertanian di Lapangan Tarubudoyo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Selasa 3 November 2026.

Gubernur mengungkapkan, kontribusi sektor pertanian Jawa Tengah terhadap pemenuhan beras nasional sangat krusial. Pada 2025, produksi gabah Jawa Tengah mencatatkan angka sebesar 11,5 juta ton, atau menyumbang sekitar 16,5 persen terhadap total produksi pangan nasional.

BACA JUGA: Satlinmas di Brebes Terima Bantuan 1.000 Bibit Cabai dari Kejaksaan Agung

BACA JUGA: Salurkan Bantuan KUBE Pemprov Jateng di Karanganyar, Ketua DPRD Dorong Penerima Efisien Kelola Usahanya

Sementara itu, catatan produksi sepanjang tahun 2026 hingga memasuki awal November ini telah menembus angka sekitar 8,5 juta ton. Melalui penggelontoran teknologi mekanisasi ini, Luthfi optimistis laju produksi pangan akan mengalami peningkatan yang berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: