Gaet Investor! Pemprov Jateng Kebut Kawasan Halal Jateng

Gaet Investor! Pemprov Jateng Kebut Kawasan Halal Jateng

BERI ARAHAN- Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen memberikan arahan dalam ajang Sharia Economic Leaders Forum (SELF) Jateng 2026 di Semarang, Jumat 2 Oktober 2026. Pemprov dan MES tancap gas kebut kawasan industri halal untuk gaet investor.-ISTIMEWA-

  • Pemprov Jawa Tengah tancap gas merancang Ekosistem Industri Halal Jateng untuk memancing masuknya aliran investasi dari luar daerah.
  • Wakil Gubernur Taj Yasin menggandeng MES dan KDEKS untuk mematangkan konsep kawasan industri raksasa serta pariwisata ramah muslim.
  • Penguatan ekonomi syariah yang inklusif, progresif, dan inovatif telah ditetapkan sebagai pilar utama arah pembangunan Jawa Tengah pada 2027.

SEMARANG, radartegal.com - Jawa Tengah tak mau ketinggalan kereta dalam meraup ceruk pasar global. Pemerintah Provinsi (Pemprov) kini tancap gas merancang Ekosistem Industri Halal Jateng. Tujuannya sangat jelas: memikat investor kakap dari berbagai daerah agar menanamkan modal besarnya di wilayah ini.

Gebrakan strategis ini diyakini bakal mendongkrak perputaran uang di daerah, yang ujung-ujungnya akan membuka keran lapangan kerja baru dan menyejahterakan masyarakat luas di Jawa Tengah.

Kolaborasi Taj Yasin Matangkan Kawasan Halal

Keseriusan ini dipaparkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, di sela-sela agenda Sharia Economic Leaders Forum (SELF) Jateng 2026 di Padma Hotel Semarang, Jumat 2 Oktober 2026.

BACA JUGA: Tekan Angka Kemiskinan ke 8,70%, Pemprov Jateng & Baznas Rombak RTLH

BACA JUGA: Lantik 22 Pejabat Pemprov Jateng, Ahmad Luthfi: Tidak Ada Jasa Titip Jabatan!

Gus Yasin—sapaan akrabnya—menegaskan bahwa Pemprov tidak bekerja sendirian dalam merumuskan cetak biru proyek ini. Pembahasan intensif tengah digeber bersama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), serta barisan pakar ekonomi syariah.

Langkah konsolidasi ini dinilai sangat krusial. Desain kawasan industri halal harus benar-benar matang dan memiliki daya pikat tinggi agar industri-industri besar dari luar provinsi berebut masuk ke Jawa Tengah.

Pariwisata Ramah Muslim Jadi Pilar 2027

Selain fokus pada kawasan industri manufaktur, Gus Yasin juga membidik sektor pariwisata dan kuliner. Fakta di lapangan menunjukkan, Jawa Tengah mendulang apresiasi tinggi dari wisatawan mancanegara berkat layanan pariwisatanya yang sangat ramah bagi wisatawan muslim.

Momentum ini langsung ditangkap oleh pemerintah daerah. Gus Yasin memastikan bahwa ekonomi syariah dan pariwisata ramah muslim akan menjadi tulang punggung arah pembangunan Jateng di tahun 2027 mendatang.

BACA JUGA: Asyiiik! Pemprov Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan, Cek Jadwal Lengkapnya di Sini

BACA JUGA: Solusi Stabilkan Harga Panen, Pemprov Jateng Rilis JTAB Petani Gajian

Untuk merealisasikannya, ia mendesak kepengurusan baru MES Jateng untuk merekrut talenta muda.

“Tenaga baru ini harus benar-benar menambah sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan masyarakat ekonomi syariah yang sudah terbangun dengan baik ini,” ujarnya, menyoroti pentingnya anak muda yang melek ekspor-impor, fesyen, dan industri kreatif.

MES Geber Target Ekspor dan Ekonomi Inklusif

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: