Sering Menggunakan Fast Charging Motor Listrik? Ketahui Dampaknya bagi Baterai Lithium

Sering Menggunakan Fast Charging Motor Listrik? Ketahui Dampaknya bagi Baterai Lithium

DERETAN - motor listrik subsidi yang paling laris dipajang di diler resmi--Ilustrasi by Devan Aditya Pratama

radartegal.com - Motor listrik semakin banyak digunakan sebagai kendaraan harian karena menawarkan biaya yang lebih hemat dan proses perawatan yang lebih sederhana.

Seiring berkembangnya teknologi, beberapa motor listrik kini juga telah mendukung fitur fast charging atau pengisian daya cepat yang membuat waktu pengisian menjadi lebih singkat.

Bagi pengguna dengan mobilitas tinggi, fitur ini tentu memberikan kemudahan karena baterai dapat kembali terisi dalam waktu yang lebih cepat dibandingkan metode pengisian biasa. Meski begitu, penggunaan fast charging secara terus-menerus juga perlu diperhatikan agar kondisi baterai tetap terjaga.

Pada kondisi normal, proses pengisian baterai lithium umumnya memerlukan waktu sekitar 2 hingga 6 jam, tergantung kapasitas baterai, daya keluaran charger serta sisa daya baterai saat mulai diisi. Sementara itu, fast charging bekerja dengan arus listrik yang lebih besar sehingga proses pengisian dapat berlangsung lebih cepat.

BACA JUGA: Oli Gardan Motor Listrik: Fungsi, Jadwal Penggantian, Tanda Harus Diganti dan Tips Perawatannya

BACA JUGA: Jangan Sepelekan! Ini Dampak Membawa Motor Listrik Melebihi Batas Torsi Maksimal Dinamo

Dampak Fast Charging Baterai Lithium Motor Listrik

1. Fast Charging Dapat Meningkatkan Suhu Baterai

Saat menggunakan fast charging, baterai menerima arus listrik yang lebih besar dibandingkan pengisian daya biasa. Kondisi ini membuat reaksi kimia di dalam sel baterai berlangsung lebih cepat sehingga suhu baterai ikut meningkat.

Jika dilakukan sesekali, peningkatan suhu tersebut umumnya masih berada dalam batas yang dapat ditangani oleh sistem manajemen baterai atau Battery Management System (BMS). Namun, penggunaan fast charging yang terlalu sering berpotensi membuat komponen di dalam baterai bekerja lebih keras.

Karena itu, sebaiknya hindari langsung mengisi daya ketika baterai masih panas setelah digunakan untuk perjalanan jauh. Beri waktu beberapa saat hingga suhu baterai kembali normal sebelum mulai mengisi daya.

Menjaga suhu baterai tetap stabil dapat membantu mempertahankan performa sekaligus mengurangi risiko penurunan kualitas baterai dalam jangka panjang.

BACA JUGA: Rahasia Motor Listrik Tangkas X7 New yang Dijajal Wapres Gibran

BACA JUGA: Motor Listrik Mati Total saat Digas? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya Sebelum Panik

2. Kapasitas Baterai Bisa Menurun Lebih Cepat

Salah satu dampak yang paling sering dikaitkan dengan penggunaan fast charging adalah berkurangnya kapasitas baterai secara bertahap. Hal ini terjadi karena proses perpindahan ion lithium berlangsung lebih cepat sehingga komponen di dalam sel mengalami keausan lebih dini.

Akibatnya, kemampuan baterai dalam menyimpan energi akan terus berkurang seiring waktu. Jika kondisi ini terjadi, jarak tempuh motor listrik dalam sekali pengisian daya juga bisa menjadi lebih pendek dibandingkan saat baterai masih baru.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait