Atap dan Dinding Rumah warga di Tegal Roboh Menimpa 3 Penghuninya Hingga Luka-luka

Atap dan Dinding Rumah warga di Tegal Roboh Menimpa 3 Penghuninya Hingga Luka-luka

Atap dan dinding rumah warga di Tegal roboh--

ADIWERNA, radartegal.com – Musibah bangunan roboh menimpa pemukiman warga di Desa Tembok Luwung RT 08/RW 02, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal pada Sabtu (1/8/2026). Insiden yang terjadi secara tiba-tiba ini mengakibatkan tiga orang anggota keluarga mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Ketua PMI Kabupaten Tegal melalui Kepala Markas Sunarto mengatakan berdasarkan hasil assesment pihaknya, peristiwa naas tersebut bermula saat pemilik rumah, Fathurohim (45), sedang mendirikan salat di kamar tidur. Di saat bersamaan, istri dan anaknya tengah berada di ruang tengah menonton televisi.

Tanpa diduga, atap dan dinding rumah mendadak ambruk yang disinyalir akibat struktur bangunan rapuh. Puing material bangunan yang roboh tersebut menimpa ketiga orang penghuni rumah dan turut merusak area ruang keluarga rumah tetangga sebelah milik Nurohim (58) yang berada tepat di sebelahnya. 

​Tiga Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

​Akibat musibah ini, satu keluarga yang terdiri dari tiga jiwa mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di RSI PKU Muhammadiyah Adiwerna. Ketiganya yakni, Fathurohim (45) dan istrinya, Mutmainah (55), mengalami luka lebam serta lecet di beberapa bagian tubuh.

BACA JUGA: Pemprov Jateng Gercep Perbaiki Bangunan SD Roboh di Grobogan dan Kota Semarang

BACA JUGA: Tembok Eks Bioskop Sultan Pemalang Roboh Timpa Sejumlah Warga Hingga Alami Patah Tulang

Sementara Riska, anak dari Fathurohim, mengalami cidera cukup serius. Berupa patah pada dua jari kaki akibat tertimpa material dan harus menjalani tindakan operasi orthopedi. 

​Selain menimbulkan korban luka, kerugian materiel akibat insiden ini ditaksir mencapai Rp33 juta, dengan rincian kerusakan rumah Fathurohim sekitar Rp30 juta dan kerusakan rumah Nurohim sekitar Rp3 juta.

​Penanganan dan Kebutuhan Mendesak

​Pasca-kejadian, warga sekitar bergotong royong bersama tim gabungan untuk membersihkan dan mengamankan puing-puing material guna mencegah terjadinya roboh susulan serta menghentikan kerusakan agar tidak merembet ke area dapur dan rumah warga lainnya.

​Sejumlah unsur petugas telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan kaji cepat (assessment ), pendataan, dan pelaporan. Saat ini, kebutuhan mendesak yang sangat diperlukan oleh para korban terdampak meliputi material bangunan, terpal, serta family kit.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait