Satu Warga Meninggal, Bupati Tegal Salurkan Bantuan Lebih dari Rp20 Juta untuk Korban Kebakaran
BANTUAN - Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman saat menyerahkan bantuan kepada keluarga korban yang rumahnya terbakar di Desa Pekauman Kulon, Kecamatan Dukuhturi, Senin 3 Agustus 2026.-Yeri Noveli-
DUKUHTURI, radartegal.com – Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman bergerak cepat memberikan bantuan kepada keluarga korban kebakaran rumah di Desa Pekauman Kulon, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal. Sehari setelah peristiwa yang menewaskan satu orang, pemerintah daerah menyalurkan bantuan lebih dari Rp20 juta untuk mendukung pemulihan keluarga terdampak.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat Pemerintah Kabupaten Tegal terhadap musibah kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah pada Minggu 2 Agustus 2026 pagi dan menyebabkan satu penghuni, Darmawan, meninggal dunia.
Bupati Tegal Tinjau Lokasi Kebakaran Pekauman Kulon
Bupati Ischak Maulana Rohman mendatangi langsung lokasi kebakaran di RT 04 RW 03 Desa Pekauman Kulon pada Senin 3 Agustus 2026.
Dalam kunjungan itu, ia didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tegal, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tegal, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Setda Kabupaten Tegal, Camat Dukuhturi, BAZNAS Kabupaten Tegal, PMI Kabupaten Tegal, serta Kepala Desa Pekauman Kulon.
BACA JUGA: Rumah di Dukuhturi Tegal Kebakaran, 1 Orang Meninggal
BACA JUGA: Balai Desa Lumingser Tegal Kebakaran Tengah Malam, Warga Panik!
Di lokasi, rumah korban tampak rata dengan tanah. Sejumlah barang seperti sepeda onthel, sepeda motor, lemari, hingga perabot rumah tangga hangus dilalap api.
"Saya sangat prihatin atas musibah ini. Kehilangan nyawa tentu tidak bisa digantikan dengan apa pun. Karena itu kami hadir untuk memberikan dukungan agar keluarga korban bisa segera bangkit," kata Ischak.
BAZNAS Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Perbaikan Rumah
Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Kabupaten Tegal melalui BAZNAS Kabupaten Tegal menyerahkan bantuan sebesar Rp20 juta yang akan digunakan untuk memperbaiki rumah korban agar kembali layak dihuni.
Bupati meminta agar dana tersebut diprioritaskan untuk pembelian material bangunan. Sementara proses pembangunan diharapkan dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat setempat agar anggaran dapat dimanfaatkan secara maksimal.
BACA JUGA: Krisis Kemarau, Kasus Kebakaran Lahan di Jalan Tol Pejagan KM 248 Brebes Jadi Sorotan
BACA JUGA: Cegah Kebakaran Sampah di TPAS Penujah Tegal, BPBD Intensifkan Penanganan Dini Ini!
"Anggaran ini mohon dimaksimalkan untuk material bangunan. Untuk tenaga, mari kita hidupkan kembali semangat gotong royong. Dengan begitu, meski anggarannya terbatas, hasilnya bisa maksimal," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


