Triwulan Pertama, Nilai Investasi Peternakan Sapi Perah di Brebes Capai Rp380 Miliar

Triwulan Pertama, Nilai Investasi Peternakan Sapi Perah di Brebes Capai Rp380 Miliar

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Brebes mencatat nilai investasi Peternakan Hewan Sapi Perah di Desa Karangbale, Kecamatan Larangan saat ini tercatat senilai Rp380 Miliar. Kepala DPMPTSP Brebes saat menjelaskan te--

BREBES, radartegal.com - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Brebes mencatat nilai investasi Peternakan Hewan Sapi Perah di Desa Karangbale, Kecamatan Larangan saat ini tercatat senilai Rp380 Miliar. Data tersebut sesuai Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) pada triwulan pertama.

Hal tersebut disampaikan Kepala DPMPTSP Kabupaten Brebes Juwita Asmara, Senin 20 Juli 2026.

"Nilai investasi yang sudah diterima sesuai dengan LKPM yang kami terima di triwulan pertama mencapai Rp380 miliar," ungkapnya melalui pesan singkat yang diterima Radar Tegal Online.

Jumlah tersebut, kata dia, bisa saja terus bertambah lantaran LKPM triwulan kedua baru saja selesai digelar. Diharapkan, jumlah tersebut bisa bertambah dan bisa menarik investor lain yang hendak membuka usahanya di Kabupaten Brebes.

BACA JUGA: Nilai Investasi Rp1,2 Triliun, Mega Proyek Peternakan Sapi Perah Dibangun di Brebes

BACA JUGA: Terbesar di Indonesia, Peternakan Sapi Perah yang Dibangun di Brebes Kejar Target Swasembada

"Iya bisa (nilai investasinya bertambah, Red). Karena triwulan kedua baru selesai pelaporan LKPM," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meresmikan melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking Peternakan Sapi Perah Terpadu di Desa Karangbale, Kecamatan Larangan, Senin 20 Juli 2026.

Peternakan milik PT Global Dairi Bersama (GDB) yang merupakan bagian dari Savoria Group. Peternakan tersebut akan menjadi yang terbesar di Indonesia. Peternakan tersebut untuk menyokong program ketahanan pangan nasional terutama di bidang penghasil susu.

Pantauan di lokasi menunjukkan seremoni peresmian ditandai dengan penekanan sirine bersama oleh para pejabat tinggi. 

BACA JUGA: Populasi Sapi Perah Masih Minim, Ahmad Luthfi Ingin Kontes Segera Digelar di Jawa Tengah

BACA JUGA: Kapasitas Capai 30 Ribu Ekor, Peternakan Sapi Perah Terbesar Bakal Dibangun di Jateng

Selain Mentan Amran Sulaiman, agenda strategis ini dihadiri oleh Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi, dan Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma.  Hadir pula Chief Executive Officer (CEO) Savoria Group, Ihsan Mulia Putri.

Dalam sambutannya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menegaskan bahwa investasi di sektor pangan hulu ini sangat penting demi mengejar target swasembada susu nasional. Peternakan ini juga menjadi salah satu proyek dengan Program Kerja Prioritas Presiden untuk memastikan ketersediaan gizi dan pangan secara mandiri.

"Ini adalah langkah konkret memperkokoh pilar ketahanan pangan kita menuju Visi Indonesia Emas 2045. Dan juga pemerintah mendukung penuh keterlibatan sektor swasta yang membawa teknologi tinggi sekaligus merangkul masyarakat lokal," jelasnya.

Sekedar informasi, peternakan ini akan dibangun dengan kompleks peternakan modern di atas lahan seluas 710 hektare. Fasilitas ini dirancang untuk menampung populasi hingga 30.000 ekor sapi perah berkualitas unggul yang operasionalnya dikendalikan berbasis teknologi digital (Internet of Things/IoT).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: