Kucurkan Miliaran Rupiah, Program Prioritas Bupati Tegal Benahi 25 Pasar
BERTAHAP- Program Prioritas Bupati Tegal di bidang penguatan ekonomi kerakyatan terus diwujudkan melalui pembenahan pasar tradisional secara bertahap dan berkelanjutan. --
SLAWI, radartegal.com — Komitmen dalam memacu denyut nadi perekonomian di tingkat akar rumput terus ditunjukkan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Tegal. Langkah nyata penguatan ekonomi kerakyatan tersebut secara konsisten diwujudkan melalui perbaikan sarana dan prasarana pasar tradisional secara bertahap.
Melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan Perdagangan, realisasi Program Prioritas Bupati Tegal ini difokuskan untuk menyulap pasar rakyat menjadi tempat perbelanjaan yang bersih, aman, dan nyaman bagi para pedagang maupun pengunjung.
Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Tegal Imam Rudy Kurnianto, menegaskan bahwa penataan infrastruktur niaga ini menjadi pilar krusial dari Program Prioritas Bupati Tegal. Saat ini, terdapat total 25 pasar tradisional di bawah kewenangan penuh pemerintah daerah yang menjadi target intervensi pembenahan fisik secara berkelanjutan.
Pernyataan tersebut disampaikan Rudy saat menggelar publikasi capaian kinerja di Gedung Slawi Pusat Oleh-Oleh dan Usaha Terpadu (SPOT) Lantai 2, Taman Rakyat Slawi, Kamis sore, 9 Juli 2026.
BACA JUGA: Jamin Kesejahteraan Petani, Program Prioritas Bupati Tegal Kucurkan Rp300 Juta
BACA JUGA: Bupati Tegal Pastikan Pemkab Dukung Program Prioritas Nasional Presiden
Rekam jejak pembenahan infrastruktur ini tercatat telah menelan anggaran yang tidak sedikit demi kepentingan hajat hidup orang banyak. Pada Tahun Anggaran (TA) 2025, Pemkab Tegal sukses menggelontorkan dana sebesar Rp3,74 miliar yang dialokasikan khusus untuk merehabilitasi fasilitas utama di 16 pasar tradisional.
Skala prioritas perbaikan menyasar kebutuhan dasar seperti perbaikan atap bocor, talang air, sistem drainase, akses jalan lingkungan, tempat pembuangan sampah (TPS), toilet umum, instalasi air bersih, hingga pemugaran Los dan Kios. Beberapa pasar yang mendapat sentuhan mencakup Pasar Adiwerna, Banjaran, Trayeman, Margasari, hingga pasar di kawasan atas seperti Bumijawa dan Bojong.
Keberlanjutan Program Prioritas Bupati Tegal kembali diteruskan pada pos anggaran TA 2026 berjalan dengan kucuran dana segar sebesar Rp2,74 miliar. Fokus pengerjaan tahun ini diarahkan pada tujuh pasar prioritas, di mana Pasar Kesambi mendapatkan porsi pembenahan terbesar mencapai Rp993 juta.
Dana tersebut diserap untuk memugar deretan kios bagian depan, instalasi kelistrikan guna mencegah risiko kebakaran korsleting, serta pembaruan atap. Selain Kesambi, pembenahan fisik berupa pengaspalan akses jalan juga menyasar Pasar Trayeman, Pasar Bojong, Banjaran, Margasari, Balapulang, hingga Pasar Kupu.
BACA JUGA: Sambut Kajari Baru, Bupati Tegal Inginkan Pendampingan Program Prioritas Pembangunan
BACA JUGA: Hadir di Program Tilik Desa 2026, Bupati Tegal Sampaikan Hal Ini
Pemerintah daerah bahkan telah merancang cetak biru perluasan program ini untuk masa anggaran TA 2027 mendatang dengan proyeksi dana fantastis sebesar Rp7,8 miliar untuk 13 pasar tradisional. Pasar Balamoa diproyeksikan menerima suntikan dana terbesar hingga Rp3 miliar guna mengubah total wajah fisik bangunan lewat rekonstruksi puluhan kios baru secara masif.
Menariknya, Rudy menggaransi bahwa seluruh pembenahan fasilitas publik bernilai miliaran rupiah ini sama sekali tidak akan dibebankan kepada pedagang melalui kenaikan tarif retribusi pasar tradisional. Kebijakan Program Prioritas Bupati Tegal murni menitikberatkan pada peningkatan kualitas mutu pelayanan, bukan penarikan profit komersial.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



