Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Ansor Diminta Jadi Pemain Bukan Penonton
WAWANCARA - Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharudin, saat diwawancara sejumlah awak media, usai memimpin pelantikan PC GP Ansor Kabupaten Tegal, di Pendopo Amangkurat, Senin 13 April 2026.-Yeri Noveli-
SLAWI, radartegal.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi inisiatif strategis pemerintah kini mulai memasuki tahap implementasi masif. Menanggapi hal tersebut, Gerakan Pemuda (GP) Ansor menegaskan bahwa Program ini bukan sekadar kebijakan ketahanan pangan, melainkan peluang besar bagi penguatan ekonomi kerakyatan di daerah.
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharudin, menyatakan dukungannya terhadap program yang menyasar lebih dari 60 juta penduduk Indonesia tersebut. Menurutnya, skala masif MBG menjadikannya salah satu program intervensi sosial terbesar di dunia.
“Program MBG ini sangat bagus untuk ketahanan pangan. Sebagai program baru, jika ada kekurangan itu wajar, yang terpenting adalah evaluasi berkelanjutan agar dampaknya maksimal,” ujar Addin usai melantik PC GP Ansor Kabupaten Tegal di Pendopo Amangkurat, Senin 13 April 2026.
Efek Domino MBG Terhadap Ekonomi Daerah
Addin Jauharudin yang didampingi Ketua PC GP Ansor Kabupaten Tegal Abdul Basir, menekankan bahwa dampak MBG akan melampaui sektor kesehatan (stunting). Program ini diyakini akan menciptakan sirkulasi ekonomi baru melalui rantai pasok pangan.
BACA JUGA: Kemenko Pangan Jadikan Jateng Pilot Project Penguatan Kemitraan MBG
BACA JUGA: Menu MBG di Brebes Dikeluhkan, Mitra SPPG di Losari Buka Suara
Beberapa poin penting peran strategis yang bisa diambil oleh kader Ansor meliputi:
- Rantai Pasok Pangan: Menjadi penyedia bahan baku lokal (sayur, telur, daging) dari petani ke dapur umum.
- Koperasi Desa Merah Putih: Berkolaborasi dalam distribusi logistik di tingkat desa.
- Pemberdayaan UMKM: Mendorong keterlibatan unit usaha masyarakat dalam pengolahan makanan.
Ansor Tegal Harus Jadi Pemain, Bukan Penonton
Secara khusus, Addin menginstruksikan kader Ansor dan Banser di Kabupaten Tegal untuk aktif masuk ke dalam "item ekonomi" yang digerakkan negara. Ia berharap organisasi ini menjadi "Lumbung Kemaslahatan" bagi warga sekitarnya.
“Ansor harus mampu menciptakan lapangan kerja, mengadakan pelatihan keterampilan, dan meningkatkan skala ekonomi masyarakat. Jangan hanya melihat, tapi ikut bergerak,” tegas Addin.
BACA JUGA: Gelar Reses, Anggota DPRD Kota Tegal: Program MBG untuk Peningkatan Gizi Anak
BACA JUGA: Kepala TK Pertiwi Blendung Pemalang Angkat Bicara soal Dugaan Keracunan Siswa usai Konsumsi Menu MBG
Sinergi Pemerintah dan Organisasi Pemuda
Meskipun implementasi awal MBG masih memerlukan perbaikan di berbagai lini, GP Ansor berkomitmen membantu pemerintah dalam melakukan pengawasan dan penguatan di lapangan. Hal ini sejalan dengan visi organisasi untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan nasional di tahun 2026 ini.
Dengan keterlibatan aktif organisasi kepemudaan seperti Ansor, diharapkan program Makan Bergizi Gratis tidak hanya mencetak generasi sehat, tetapi juga mampu menghidupkan kemandirian ekonomi di pelosok desa.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




