Copot Sekat Protokol, Bupati Tegal dan Wartawan Uji Nyali Motoran ke Purbalingga
TOURING - Para raider touring yang terdiri dari Bupati Tegal, Wabup Tegal, Sekda, Danlanal Tegal, sejumlah kepala OPD dan para wartawan hendak menuju ke Purbalingga dengan mengendarai sepeda motor, Minggu 21 Juni 2026.-Yeri Noveli-
SLAWI, radartegal.com – Deru mesin puluhan sepeda motor memecah kesunyian halaman Rumah Dinas Bupati Tegal pada Minggu pagi. Rombongan yang menamakan diri "Antor" atau Anak Motor Kabupaten Tegal ini bersiap melakukan perjalanan lintas daerah menuju Kabupaten Purbalingga, melintasi eksotisnya lereng Gunung Slamet.
Menariknya, tur roda dua ini mencopot total sekat protokoler yang kaku. Di atas sadel motor, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Wakil Bupati Ahmad Kholid, Sekda Amir Makhmud, jajaran Forkopimda, hingga puluhan jurnalis dari berbagai media massa Pantura melebur menjadi satu barisan petualang.
Rute yang dipilih tergolong ekstrem namun memanjakan mata, membentang dari arah objek wisata air panas Guci, membelah Pulosari, hingga menembus Pratin di Purbalingga.
Mulai dari motor matik kelas 125 cc hingga motor petualang berkopling berkapasitas 360 cc tampak asyik melibas kelokan tajam di tengah udara dingin yang menusuk kulit.
BACA JUGA: Lewat Agenda 'Ngobras', Pemkab Tegal dan Purbalingga Berbagi Strategi Publikasi
BACA JUGA: Pemkab Tegal Perluas Akses Pembayaran Pajak dan Penerimaan Daerah Lainnya
Pengalaman Mendebarkan Terjebak Kabut Pekat di Jalur Hutan
Misi utama kunjungan ini adalah menghadiri forum studi banding di Pendopo Cahyana, Rumah Dinas Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani. Pertemuan ini diisi dengan agenda "Ngobras" (Ngobrol Bareng) untuk membedah strategi kemitraan publikasi pembangunan daerah serta penguatan literasi media yang sehat bersama PWI setempat.
Namun, bagian paling memacu adrenalin justru terjadi saat perjalanan pulang menjelang petang. Rombongan memilih rute alternatif memotong lembah Gunung Slamet yang membelah kawasan hutan milik Perhutani.
Tepat pukul 17.00 WIB, cuaca memburuk saat kabut tebal mendadak turun menyelimuti jalanan sempit selebar tiga meter. Jarak pandang menyusut drastis hingga hanya menyisakan beberapa meter ke depan, diapit oleh vegetasi pohon tinggi dan jurang curam di sisi kiri dan kanan jalan.
Selama hampir 20 menit, rombongan terpaksa merayap dalam kesunyian di jalur sepi yang jauh dari pemukiman warga tersebut. Sorot lampu motor barisan depan berulang kali hilang ditelan pekatnya kabut sebelum akhirnya muncul kembali.
BACA JUGA: Satu Dekade Sempurna! Pemkab Tegal Sukses Raih Opini WTP ke-10 Berturut-turut dari BPK RI
BACA JUGA: Pelantikan Pejabat Pemkab Tegal: Bupati Ischak Tekankan Reformasi Pelayanan Publik
Ketegangan itu seketika pecah menjadi tawa dan rasa syukur yang mendalam begitu seluruh pengendara berhasil keluar dari kawasan hutan dengan selamat.
Sinergi Nyata Lahir dari Perjalanan Panjang
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




