Kabupaten Tegal Terpilih dalam Program Kolaborasi Nasional Literasi & Numerasi 2026
TERPILIH- Kabupaten Tegal terpilih sebagai salah satu dari enam daerah dalam program kolaborasi nasional penguatan literasi dan numerasi.-Istimewa-
SLAWI, radartegal.com – Kabupaten Tegal resmi terpilih menjadi satu dari enam daerah pionir dalam program kolaborasi nasional untuk penguatan literasi dan numerasi. Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, menegaskan bahwa langkah ini adalah komitmen besar pemerintah daerah dalam mentransformasi kualitas pendidikan dasar di wilayahnya.
Komitmen tersebut disampaikan langsung dalam acara Pencanangan Kolaborasi Multipihak yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama mitra global seperti Tanoto Foundation, Gates Foundation, dan UNICEF Indonesia di Jakarta, Kamis 9 April 2026.
Fokus Strategis: Membangun Fondasi Kompetensi Dasar
Program ini dirancang sebagai langkah sistematis untuk mengasah kemampuan membaca (literasi) dan berhitung (numerasi) siswa. Bupati Ischak menyebutkan bahwa kepercayaan pusat terhadap Kabupaten Tegal merupakan sebuah tanggung jawab besar.
“Ini bukan sekadar kehormatan, melainkan tanggung jawab bersama untuk memastikan anak-anak kita memiliki kemampuan literasi dan numerasi yang kuat sejak usia dini,” ujar Ischak Maulana Rohman.
BACA JUGA: Ketua DPRD Kabupaten Tegal Berharap Bendung Cipero Segera Dipulihkan
Menurut Ischak, penguasaan kompetensi dasar adalah kunci utama dalam mencetak generasi emas yang kompetitif di masa depan.
Kolaborasi Lintas Sektor hingga 2029
Transformasi pendidikan di era digital tidak lagi bisa dilakukan secara mandiri oleh pemerintah. Berikut adalah beberapa poin utama dalam program kolaborasi ini:
- Jangkauan Luas: Melibatkan 500 sekolah dasar dan 1.500 guru kelas awal di enam wilayah terpilih.
- Mitra Strategis: Didukung penuh oleh Tanoto Foundation melalui pendekatan pembelajaran berbasis data (evidence-based).
- Durasi Program: Direncanakan berlangsung hingga tahun 2029 sebagai model praktik pendidikan terbaik (best practice).
- Daftar Daerah Terpilih: Selain Kabupaten Tegal, program ini mencakup Kota Medan, Kota Pematangsiantar, Kabupaten Batang Hari, Kabupaten Ende, dan Kabupaten Sikka.
Menjawab Tantangan Pendidikan Nasional
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, menekankan bahwa literasi dan numerasi masih menjadi "pekerjaan rumah" terbesar dalam dunia pendidikan Indonesia.
BACA JUGA: 1.479 Jemaah Haji Kabupaten Tegal Siap Berangkat, Calhaj Termuda Berusia 17 Tahun asal Bandasari
Senada dengan hal tersebut, Kepala BSKAP Kemendikdasmen Toni Toharudin menjelaskan bahwa efektivitas program ini bergantung pada partisipasi aktif daerah.
“Transformasi tidak bisa parsial; kolaborasi lintas pihak adalah satu-satunya jalan untuk peningkatan kualitas yang berkelanjutan,” tegasnya.
Dengan masuknya Kabupaten Tegal dalam peta jalan kolaborasi nasional ini, diharapkan terjadi lompatan signifikan pada skor capaian pendidikan daerah yang nantinya dapat direplikasi secara nasional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




