Di Tegal Kasus Penyakit Jantung dan Gagal Ginjal Naik Drastis

Di Tegal Kasus Penyakit Jantung dan Gagal Ginjal Naik Drastis

MENERANGKAN - Direktur RSUD dr Soeselo Slawi, dr Guntur M. Taqwin, didampingi Wakilnya saat menerangkan kasus penyakit jantung dan gagal ginjal di Tegal. -Yeri Noveli/Radar Tegal Grup-

SLAWI, radartegal.com - Di Kabupaten Tegal, jumlah kasus penyakit jantung dan gagal ginjal naik drastis. Saat ini, jumlah pasien sudah tembus hingga ribuan orang.

Hal tersebut diungkapkan Direktur RSUD dr Soeselo Slawi, dr Guntur M. Taqwin. Menurutnya, tingginya kasus penyakit jantung tercermin dari padatnya layanan tindakan medis. 

Dalam sehari, rata-rata terdapat hingga lima tindakan kateterisasi jantung (cat-lab), termasuk tindakan darurat pemasangan ring pada pasien dengan penyumbatan pembuluh darah.

“Kalau tidak segera ditangani, bisa berisiko kematian mendadak. Ini yang menjadi perhatian kami,” kata Guntur, Kamis, 2 April 2026.

BACA JUGA:Ikuti Yudisium Pascasarjana UPS, Bupati Tegal Tekankan Pengabdian Berbasis Ilmu

BACA JUGA:Raih Gelar Magister di UPS, Bupati Tegal Siap Membangun Kabupaten Tegal Luwih Apik

Di tengah tekanan kasus yang tinggi, RSUD dr Soeselo terus memperkuat kapasitas layanan. Sebagai rumah sakit tipe B sekaligus rujukan di Kabupaten Tegal, kini masyarakat tak perlu lagi dirujuk ke luar kota untuk mendapatkan layanan lanjutan, khususnya penanganan jantung.

Fasilitas intervensi kardiovaskular seperti catheterization laboratory (cat-lab) telah berjalan optimal. Layanan ini tak hanya untuk penyakit jantung koroner, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk penanganan stroke non-hemoragik. 

Kabar baiknya, layanan tersebut telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan sehingga dapat diakses lebih luas oleh masyarakat.

“Pelayanan jantung sudah ditanggung BPJS. Ini sangat membantu, terutama bagi masyarakat yang sebelumnya harus dirujuk ke kota besar,” ujarnya.

BACA JUGA:Infrastruktur Dasar Jadi Prioritas Utama dalam Musrenbang RKPD Kabupaten Tegal 2027

BACA JUGA:Di Balik Deru Mesin Pantura: Feminisasi Buruh Murah dan Beban Ganda Perempuan Tegal

Tak hanya jantung, ancaman gagal ginjal juga menjadi perhatian serius. Guntur menyebut, angka kasus terus meningkat dengan antrean pasien yang cukup panjang. 

Upaya penguatan layanan pun dilakukan, termasuk optimalisasi layanan urologi untuk menangani batu ginjal yang bisa menjadi pemicu gagal ginjal.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait