Jalur Mudik Ketanggungan Brebes Padat, One Way Lokal Mulai Diterapkan
Antisipasi kepadatan kendaraan di Jalan Arteri Ketanggungan, petugas memberlakukan one way lokal. Hal itu dilakukan guna mencegah kepadatan arus mudik di H-4 ini.(Istimewa)--
BREBES, radartegal.com - Jalur mudik Ketanggungan BREBES mulai menunjukkan kepadatan pada hari ini Selasa, 14 Maret 2026. Untuk mengantisipasinya one way lokal mulai diterapkan.
Petugas memberlakukan one way lokal untuk mencegah kepadatan arus mudik di H-4 Lebaran ini. Seperti diketahui, di H-4 ini volume kendaraan pemudik mengalami peningkatan dari arah Exit Tol Pejagan maupun dari arah Pantura Pejagan, yang akan menuju Purwokerto, dan sejumlah kota lainnya di wilayah selatan Jawa Tengah.
Dari pantauan di lapangan, polisi yang berjaga di Perempatan Ciremai Ketanggungan Brebes, nampak harus ekstra bekerja mengatur lalu lintas, meski rekayasa lalu lintas sudah dilaksanakan. Ditambah, banyaknya warga yang melakukan aktivitas di ruas tersebut.
"One way lokal kami terapkan siang ini. Ini karena arus kendaraan dari arah Jakarta mengalami kepadatan," ungkap Kapolsek Ketanggungan Iptu Rofik kepada awak media, Selasa 17 Maret 2026.
BACA JUGA: Siap-siap! Puncak Mudik Tol Pejagan–Pemalang Diprediksi 18 Maret, Ini Jadwal One Way
BACA JUGA: Pos Mudik Ramah Comal 2026 Siap Layani Pemudik yang Melintas
Dia menjelaskan, untuk one way lokal ini, semua kendaraan dari arah Tol Pejagan yang akan menuju ke jalur selatan (Purwokerto), diarahkan melalui jalur arteri Pejagan-Ketanggungan. Kemudian di perempatan Bulakelor, diarahkan ke kanan melalui ruas Larangan hingga menuju Flyover Prupuk.
"Semua kendaraan ini tetap melalui simpang tiga Dermoleng, ke arah Larangan hingga sampai Prupuk dan bergabung ke ruas Tegal-Purwokerto," jelasnya.
Sementara kendaraan dari arah selatan yang akan menuju jalur pantura atau tol, diarahkan dengan belok ke kiri di perempatan Ciremai. Kemudian, langsung ke arah Ciledug, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat ataupun langsung ke arah Tol Pejagan.
"One way lokal ini kami terapkan dengan melihat situasi. Saat terjadi kepadatan arus, bisa kami terapkan. Namun saat kondisi normal kami tidak terapkan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


