PKBM di Losari Brebes Dibobol Maling, Kipas Angin Hingga Mesin Pompa Air Raib
Sebuah Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) di Desa Losari Lor, Kecamatan Losari dibobol maling. (Istimewa)--
BREBES, radartegal.com - Sebuah Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) di Desa Losari Lor, Kecamatan Losari Kabupaten Brebes dibobol maling. Beberapa aset di PKBM tersebut seperti kipas angin, mesin pompa air dan lainnya berhasil digondol maling.
Kepala Dindikpora Kabupaten Brebes Sutaryono melalui Kabid PAUD-PNFI Herkusnadi membenarkan terkait informasi tersebut.
Dia menerangkan, kejadian tersebut menimpa Gedung PKBM Bina Insan Mandiri, Blok Mengger, Desa Losari Lor, Kecamatan Losari. Kejadian tersebut, kata dia terjadi pada Sabtu, 28 Februari 2026 lalu sekira pukul 03.00 WIB.
"Kejadian baru diketahui oleh pihak korban pada pagi hari sekira pukul 08.00 WIB saat akan memulai aktivitas atau melakukan pengecekan gedung, melihat kondisi kaca pecah dan ruangan dalam keadaan acak-acakan," terangnya, Jumat 13 Maret 2026.
BACA JUGA: Minimarket di Brebes Dibobol, Ribuan Rokok Berbagai Merek Raib Digondol Maling
BACA JUGA: Toko Perhiasan di Songgom Brebes Disatroni Maling
Dia menceritakan, informasi dari pengurus PKBM, dia menerangkan untuk tindak pencurian tersebut diduga dilakukan dini hari. Diduga pencurian memanfaatkan kondisi pengamanan gedung.
"Berdasarkan olah TKP mandiri, pelaku masuk melalui ventilasi udara yang ada di PKBM tersebut," terang dia.
Dalam hal ini, lanjutnya, terduga pelaku memecahkan kaca pada bagian ventilasi tersebut untuk mendapatkan akses masuk. Diketahui bahwa ruangan yang menjadi sasaran tidak terpasang teralis besi, sehingga memudahkan akses pelaku.
"Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil sejumlah inventaris milik PKBM yang ada," dia menjelaskan.
BACA JUGA: Honda Beat Street 2025, Lebih Aman, Lebih Modern, dan Dilengkapi Alarm Anti Maling
BACA JUGA: 7 Fitur Praktis Honda PCX 160 yang Disukai Konsumen, Salah Satunya Aman dari Maling
Sementara barang yang berhasil dibawa oleh terduga pencuri yakni, kipas angin tiga unit, mesin pompa air dan Kabel Interactive Flat Panel satu set.
"Dengan total kerugian mencapai Rp900 ribu," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


