Valet and Ride di Brebes Segera Digelar, Persiapan Mulai Dimatangkan

Valet and Ride di Brebes Segera Digelar, Persiapan Mulai Dimatangkan

Program Valet and Ride dari Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) bakal kembali digelar di Brebes jelang arus mudik 2026.(Istimewa)--

BREBES, radartegal.com – Program Valet and Ride dari Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) bakal kembali digelar di Brebes jelang arus mudik 2026. Sejumlah persiapan terus dimatangkan.

Dalam sambutan di rapat koordinasi terkait program tersebut, Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah titik pusat (check point) program ini. Apalagi, kata dia, program tersebut merupakan salah satu unggulan dari Polda Jateng yang diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi pemudik sekaligus meningkatkan citra Polri.

"Kami mohon dukungan dari seluruh jajaran di Eks-Wilayah Pekalongan untuk bersama-sama mensukseskan program ini agar pelaksanaannya lebih maksimal dibanding tahun sebelumnya," ujarnya.

Kasat Lantas Polres Brebes dalam paparannya menjelaskan bahwa program ini direncanakan berlangsung pada 13 hingga 19 Maret 2026. Rencananya, lokasi akan tetap dipusatkan di Nasmoco Brebes karena fasilitasnya yang sangat memadai, termasuk ketersediaan helly pad dan area parkir yang luas.

BACA JUGA: Kapolres Brebes Instruksikan Tindak Tegas Penyakit Masyarakat Selama Ramadan 2026

BACA JUGA: Sepanjang 2025, Polres Brebes Catat Penurunan Gangguan Kamtibmas

Tahun ini, Polri menargetkan kuota sebanyak 1.447 pemudik dan 1.078 sepeda motor. Skema keberangkatan dibagi menjadi tiga gelombang setiap harinya, yakni pukul 10.00 WIB, 13.00 WIB, dan 16.00 WIB, dengan mengerahkan armada bus dan truk towing (pengangkut motor) dari masing-masing Polres jajaran.

Karo Ops Polda Jateng Kombes Pol Basya Radyananda memberikan arahan tegas agar kekurangan pada tahun lalu, terutama dalam hal penjaringan pemudik di titik-titik krusial seperti Simpang Jalingkut Wanasari, segera diperbaiki.

"Sosialisasi harus digencarkan, baik melalui pemasangan spanduk di jalur mudik maupun media sosial. Kita ingin tahun ini lebih optimal. Program ini adalah 'daya ungkit' kita untuk meraih kepercayaan publik," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: