Jalan Raya Batunyana-Danasari Tegal Amblas Sedalam 1 Meter, Arus Lalu Lintas Dialihkan
PENGALIHAN ARUS- Polsek Bojong bersama Pemerintah Desa Gunungjati melakukan pengamanan lokasi dan memasang rambu-rambu peringatan serta melakukan pengalihan arus lalu lintas guna mencegah terjadinya kecelakaan di Jalan Raya Batunyana-Danasari Tegal.-Hermas Purwadi-
BOJONG, radartegal.com – Jalan Raya Batunyana-Danasari di Desa Gunungjati Kabupaten Tegal amblas sedalam 1 meter. Hal ini menyusul hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan BOJONG, Kabupaten Tegal pada Selasa 20 Januari 2026 malam.
Terkait kondisi ini, Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo melalui Kapolsek Bojong Kompol Khaerun, menjelaskan bahwa kondisi tanah di badan jalan tidak stabil setelah diguyur hujan sejak sore hari. Akibatnya, Jalan Raya Batunyana-Danasari Tegal amblas dengan kedalaman mencapai 1 meter dan panjang sekitar 20 meter.
Kendaraan Roda 4 Dilarang Melintas
Menyikapi kondisi jalan yang membahayakan, pihak kepolisian menetapkan aturan kendaraan yang diperbolehkan melintas:
- Kendaraan Roda 2: Masih diperbolehkan melintas dengan ekstra hati-hati.
- Kendaraan Roda 4 atau Lebih: Dilarang melintas untuk sementara waktu karena risiko longsor susulan.
BACA JUGA: Jalan Poros di Brebes yang Amblas Segera Diperbaiki
BACA JUGA: Tanah Tiba-tiba Amblas, Sebuah Mobil Terperosok ke Sungai di Brebes
"Kami bersama Pemerintah Desa Gunungjati segera memasang rambu peringatan dan melakukan pengalihan arus lalu lintas demi mencegah kecelakaan," ujar Kompol Khaerun pada Rabu 21 Januari 2026.
Jalur Alternatif dan Penanganan Darurat
Ruas Jalan Raya Batunyana–Danasari Tegal yang amblas selama ini menjadi jalur alternatif utama menuju wilayah Danasari, Cilongok, dan Balapulang. Peran jalur ini menjadi krusial setelah penutupan Jembatan Sungai Erang di Desa Karangjambu.Terkait perbaikan permanen, Kompol Khaerun menyebut pihak desa telah bergerak cepat.
"Pihak desa sudah mengirimkan surat kepada Bupati Tegal. Mengingat ini adalah jalan kabupaten, maka penanganan teknis memerlukan tindakan dari instansi terkait (DPU)," jelasnya.
Larangan untuk Kendaraan Muatan Berat
Polsek Bojong juga memberikan instruksi tegas bagi kendaraan logistik:
- Kendaraan bermuatan berat dilarang keras melintas.
- Kendaraan pengangkut material pembangunan Jembatan Kalierang dialihkan untuk mengantisipasi potensi ambles susulan, terutama jika hujan kembali turun.
BACA JUGA: Jembatan Jalan Kabupaten di Brebes Amblas, Ini Penyebabnya
BACA JUGA: Rumah Warga Kreman Tegal Ambruk Diterjang Hujan dan Angin Kencang
Imbauan Keselamatan Pengguna Jalan
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada selama cuaca ekstrem berlangsung. Bagi warga yang biasa melintasi jalur Bojong - Balapulang, disarankan untuk mencari rute aman lainnya dan selalu mematuhi arahan petugas di lapangan.Pastikan keselamatan menjadi prioritas utama selama berkendara di musim penghujan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

