Dianggarkan Rp33,348 M, Gubernur Jateng Tinjau Perbaikan Jalan Wiradesa–Kajen Pekalongan
TINJAUAN- Dianggarkan hingga Rp33,348 miliar, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) meninjau perbaikan Jalan Desa Wiradesa-Kajen Pekalongan, Kamis 2 Oktober 2025.-ISTIMEWA-Radartegal.disway.id
Radartegal.com- Dianggarkan hingga Rp33,348 miliar, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) meninjau perbaikan Jalan Desa Wiradesa-Kajen Pekalongan, Kamis 2 Oktober 2025.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jateng Hanung Triyono menjelaskan preservasi ruas Wiradesa–Kajen tersebut dilakukan dengan dua metode. Yaitu ada yang dengan perkerasan beton, dan dengan pengaspalan.
“Targetnya, hingga akhir Desember 2025 kondisi jalan sudah mantap. Semoga pada pertengahan Desember 2025 atau awal Januari 2026, pekerjaan dapat selesai sesuai rencana,” harapnya.
Proyek tersebut membutuhkan waktu pengerjaan selama 160 hari sejak 17 Juli 2025. Gubernur meninjau langsung preservasi ruas Jalan Wiradesa–Kajen sepanjang 5,475 kilometer yang berada di Kabupaten Pekalongan.
BACA JUGA: Jalan Todanan–Ngawen Blora Diperbaiki, Gubernur Jateng: Pembangunan Bertahap
BACA JUGA: Dubes Prancis Temui Gubernur Jateng, Jalin Kerja Sama Strategis
Luthfi menegaskan pembangunan jalan di Jawa Tengah dilakukan bertahap, konsisten, dan berkelanjutan agar pemerataan infrastruktur sebagai prioritas di tahun 2025 benar-benar tercapai.
“Saat ini, kondisi jalan provinsi sudah 94 persen mantap. Sisanya 6 persen menjadi tantangan yang harus segera kita tangani,” katanya.
Untuk perbaikan Jalan Desa Wiradesa-Kajen Pekalongan, pekerjaan yang sudah berjalan meliputi galian biasa, perkerasan beton semen, lapis pondasi beton kurus, pelebaran dengan lapis pondasi agregat kelas A, pengerjaan bahu jalan beton, dan lainnya. Hingga periode 22–28 September 2025 progres fisik telah mencapai 45,277 persen.
Luthfi mengatakan, ruas jalan ini memiliki peran strategis, karena menjadi akses utama dari jalan Pantura menuju pusat Kabupaten Pekalongan. Jalan ini juga terkoneksi dengan Tol Trans Jawa Exit Bojong.
BACA JUGA: Masih Appraisal, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Jamin Tak Ada Kenaikan Tunjangan Perumahan DPRD
BACA JUGA: Gubernur Jateng Minta Warga Gelorakan Lagi Program Jogo Tonggo dan Efektifkan Siskamling
Jalur ini juga menjadi penghubung konektivitas antara daerah Pantura dengan Jateng bagian selatan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

