10 Menu Street Food khas Pemalang yang Menggugah Selera, Harganya Murah Meriah!
Street Food Khas Pemalang paling Laris, Nomor 5 Bikin Ketagihan!--
radartegal.com - Pemalang, kota kecil di Jawa Tengah, menyimpan kekayaan kuliner yang menggoda selera. Street food khas Pemalang bukan sekadar makanan, melainkan warisan budaya yang terus hidup di tengah masyarakat. Setiap hidangan memiliki cerita unik, mulai dari proses pembuatan hingga filosofi di baliknya.
Jika Anda pecinta kuliner tradisional, street food khas Pemalang wajib masuk daftar eksplorasi. Dari nasi grombyang yang ikonik hingga kue kamir yang harum, semua menawarkan cita rasa autentik. Tak heran jika makanan-makanan ini menjadi kebanggaan warga lokal.
Keunikan street food khas Pemalang terletak pada bahan-bahan alami dan teknik memasak turun-temurun. Proses seperti fermentasi, bacem, dan penggunaan rempah khas menjadikan rasanya sulit ditemukan di daerah lain. Inilah yang membuatnya istimewa.
Bagi yang ingin merasakan pengalaman kuliner berbeda, street food khas Pemalang siap memanjakan lidah. Setiap hidangan disajikan dengan nuansa tradisional, mulai dari warung sederhana hingga suasana pedesaan yang kental. Mari jelajahi 10 rekomendasi terbaiknya!
BACA JUGA: Bingung Cari Buah Tangan? Ini 6 Pusat Oleh-Oleh Khas Purwokerto Paling Lengkap!
BACA JUGA: Pilihan Wisatawan, Ini 6 Rekomendasi Kuliner Nikmat di Purwokerto
Street Food Khas Pemalang: 10 Kuliner Legendaris yang Wajib Dicoba
1. Nasi Grombyang: Ikon Kuliner Pemalang
Nasi grombyang adalah hidangan legendaris yang sudah ada sejak 1960-an. Namanya berasal dari bahasa Jawa "grombyang" yang berarti bergoyang, merujuk pada kuah melimpah yang membuat nasi terlihat bergoyang dalam mangkuk.
- Komposisi: Nasi, irisan daging kerbau, kuah rempah, dan sate kerbau.
- Ciri Khas: Disajikan dalam mangkuk kecil, biasanya 3–5 mangkuk per porsi.
- Lokasi Terkenal: Warung H. Warso dan H. Waridin di sekitar Alun-Alun Pemalang.
2. Sate Loso: Sate Bacem yang Empuk
Sate loso menggunakan daging kerbau atau sapi yang dibacem sebelum dibakar, membuatnya lebih empuk dan beraroma.
- Bumbu: Kacang tanah, cabai merah, dan rempah khas.
- Pelengkap: Sup bening dengan urat dan tauge.
- Sejarah: Diciptakan oleh Pak Loso, pendatang dari Weleri yang menetap di Pemalang.
BACA JUGA: Cuma di Purwokerto! Kuliner Lawas Ini Tetap Eksis dan Jadi Favorit Banyak Orang
BACA JUGA: Surga Kuliner Malam Ada di Purwokerto! Ini 5 Tempat Makan Favorit yang Bikin Nagih
3. Lontong Dekem: Lontong Rendam Kuah Santan
Lontong dekem direndam dalam kuah santan kuning hingga benar-benar meresap.
- Komposisi: Lontong, kuah santan, serundeng kelapa, kerupuk mie, dan bawang goreng.
- Rasa: Gurih dengan sentuhan pedas alami dari sereh.
- Rekomendasi: Warung Pak Kasirin di Jl. R.E. Martadinata.
4. Pecak Belut: Belut Sambal Santan Mentah
Hidangan ini menawarkan belut goreng atau bakar yang disiram sambal santan segar.
- Variasi: Bisa dipilih belut goreng, bakar, atau panggang.
- Lalapan: Daun ubi, kenikir, pepaya, dan tauge.
- Tempat Terkenal: Warung Bu Niti dan Hj. Mut di Petarukan.
BACA JUGA: Tempat Nongkrong Asyik, Ini 5 Cafe Instagrammable di Tegal yang Lagi Hype Banget
BACA JUGA: 3 Ide Kegiatan Liburan Sekolah Antimainstream di Tegal
5. Apem Comal: Jajanan Fermentasi Beraroma
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


