Didominasi Remaja, Kasus HIV AIDS di Pemalang Meningkat
--
PEMALANG, radartegal.com - Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, menunjukkan tren peningkatan yang memprihatinkan. Dalam kurun waktu Januari hingga Juni 2025, tercatat ada penambahan 40 kasus baru.
Peningkatan kasus HIV/AIDS ini disinyalir berkaitan erat dengan perilaku seksual berisiko, terutama di kalangan laki-laki penyuka sesama jenis (LSL).
Hal tersebut disampaikan oleh Staf Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Pemalang, Teguh Winarso, kepada wartawan pada Senin, 23 Juni 2025. Ia mengungkapkan bahwa sebagian besar kasus baru HIV/AIDS berasal dari kelompok penyuka sesama jenis.
"Pengidap HIV/AIDS di Pemalang dari bulan Januari hingga Juni 2025 bertambah sebanyak 40 orang. Sebagian besar kasus disebabkan oleh perilaku menyimpang, terutama hubungan sesama jenis," ungkap Teguh.
BACA JUGA: 1.060 Penderita HIV AIDS di Brebes Wajib Konsumsi ARV
BACA JUGA: 25 Titik Rawan Penyebaran HIV AIDS di Brebes Disweepping
Ia juga menyoroti bahwa fenomena HIV/AIDS di Pemalang ibarat gunung es. Artinya, kasus yang terdeteksi dan tercatat hanyalah sebagian kecil dari jumlah sebenarnya.
"Ini seperti fenomena gunung es. Yang terlihat di permukaan hanya sedikit, sementara yang belum terdeteksi jumlahnya kemungkinan besar jauh lebih banyak," ungkapnya.
Lebih mengkhawatirkan lagi, Teguh menyebutkan bahwa sebagian pengidap HIV/AIDS berasal dari kelompok usia muda, bahkan ada yang masih berstatus pelajar.
"Dari data yang kami temukan, cukup banyak pengidap HIV dari kalangan remaja, termasuk pelajar. Bahkan ada yang masih berusia 17 tahun dan masih duduk di bangku sekolah," tambahnya.
BACA JUGA: 31 Warga Kota Tegal Positif HIV AIDS, Dinkes Terus Lakukan Penelusuran untuk Turunkan Angka Kematian
BACA JUGA: Dinkes Kota Tegal Temuakan 105 Kasus Baru HIV AIDS, 3 Diantaranya Meninggal Dunia
Ia membeberkan, dalam lima tahun terakhir, sejak 2021 hingga pertengahan 2025, ratusan warga Kabupaten Pemalang telah terjangkit HIV/AIDS. Pada medio tahun 2022 lalu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pemalang pernah melaporkan bahwa di antara pengidap terdapat anak-anak, salah satunya berusia tiga tahun.
Teguh menekankan pentingnya peran serta semua pihak dalam upaya pencegahan dan edukasi masyarakat, terutama generasi muda, mengenai bahaya HIV/AIDS serta pentingnya hidup sehat dan bertanggung jawab secara seksual.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


