Bupati Tegal Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Universitas Bhamada dan Resmikan Ruang OSCE

Bupati Tegal Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Universitas Bhamada dan Resmikan Ruang OSCE

Bupati Tegal melepas peserta Bhamada Calour Fun 5K 2025 dalam rangka memeriahkan gelaran dies natalis ke-4 Univ. Bhamada Slawi-radar tegal-doc. ARS KUNTOWIBOWO

SLAWI, radartegal.com – Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman melepas 1.700 pelari amatir yang mengikuti kegiatan berlari sejauh 5 kilometer mengitari wilayah Slawi. Kegiatan yang bertajuk Bhamada Colour Fun 5K 2025 tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara dies natalis ke-4 dari Universitas Bhamada Slawi, universitas terbesar yang ada di Kabupaten Tegal.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Ischak yang didampingi Ketua Yayasan Trisanja Husada Masfu’i Masduki dan Rektor Universitas Bhamada Dr. Maufur, M.Pd, meresmikan penggunaan ruang OSCE - Objective Structured Clinical Examination serta melakukan peletakan batu pertama atas Pembangunan masjid Bhamada.

Ischak mengungkapkan kekagumannya atas perkembangan yang dicapai oleh universitas yang terletak di jalan Cut Nyak Dhien Slawi tersebut. Ia mengatakan bahwa meski Universitas Bhamada baru berusia 4 tahun, namun rintisannya sudah dilakukan sejak lama bahkan sejak dirinya masih kecil.

Menanggapi atas peresmian ruang OSCE dan Pembangunan masjid tersebut, Ischak berharap agar kedua fasilitas tersebut dapat memberikan manfaat dan dapat menunjang kegiatan dalam upaya meningkatkan kemampuan profesionalitas lulusannya nanti.

“Saya menyambut gembira atas Pembangunan masjid universitas bhamada ini, semoga dapat memberikan manfaat dan kenyamanan bagi warga bhamada. Demikian pula dengan penggunaan ruang OSCE bagi mahasiswa yang akan melakukan uji kompetensi semoga dapat meningkatkan kemampuan, keahlian dan profesionalitasnya”, ungkap Ischak bangga.

Rektor Universitas Bhamada Dr. Maufur melalui Ketua Unit Humas dan Kerja Sama Anisa Oktiawati, M.Kep menjelaskan ruang OSCE yang terletak di gedung Laboratorium Terpadu, nantinya akan digunakan untuk melakukan uji kompetensi profesi bagi jurusan keperawatan, kebidanan dan farmasi.

Dengan adanya ruang OSCE tersebut, maka uji kompetensi dapat lebih berkualitas, karena di ruang uji tersebut telah dilengkapi dengan alat uji praktek yang lengkap, modern dan memadai, sehingga peserta uji yang lulus dipastikan telah memiliki kemampuan kompetensi profesi yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Ruang OSCE ini disiapkan untuk melakukan uji kompetensi profesi keperawatan, kebidanan dan farmasi. Kami telah melengkapi alat ujinya untuk memastikan peserta uji yang lulus dapat dipertanggungjawabkan secara professional,” tutur Anisa.

Sementara tentang akan dibangunnya masjid Bhamada yang terletak di belakang gedung laboratorium terpadu, atau di sisi barat lingkungan kampus, pihak berharap dapat menunjang kenyamanan warga kampus yang akan melakukan kegiatan ibadah. Hal tersebut juga selaras dengan visi kampus menciptakan generasi muda, kreatif, berahlak mulia dan sukses.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait