Mulai Jumat, Pintu Masuk Jateng Melalui Brebes Akan Ditutup

Mulai Jumat (16/7) mendatang, pintu masuk ke Jawa Tengah di wilayah Kabupaten Brebes akan ditutup. Penutupan itu terdiri dari tiga titik pintu masuk yang merupakan exit tol dan dua lainnya di jalur luar tol.
Kasat Lantas Polres Brebes AKP Putri Noer Cholifa menjelaskan, per Jumat (16/7) mendatang tiga pintu tol yang ada di Brebes yakni Brebes Timur, Brebes Barat dan Pejagan akan ditutup. Sementara dua titik lain luar tol yang akan ditutup yaitu di jalur Pantura Desa Klampok Wanasari (pertigaan Exit Tol Brebes Barat) dan pertigaan Exit Tol Brebes Timur.
"Mulai 16-22 Juli mendatang tiga exit tol yang ada di Brebes yaitu Brebes Timur, Brebes Barat dan Pejagan akan kita tutup. Dan untuk di luar tol yakni pertigaan edit tol Brebes Barat tepatnya di Desa Klampok dan Pertigaan Brexit akan kita lakukan penutupan juga," ungkap Kasat Lantas, Rabu (14/7) di Pos Polisi Brebes Timur.
Dijelaskannya, dengan penutupan tersebut nantinya tidak ada kendaraan yang masuk ke Jateng melalui Kabupaten Brebes. Dengan kata lain, kendaraan yang lewat tol tidak bisa keluar di exit tol tadi dan akan diteruskan ke arah timur maupun barat. Untuk yang melalui jalur luar tol akan diputar balik.
"Semua kendaraan tidak ada yang masuk ke Jateng. Kendaraan yang lewat tol baik itu dari arah barat maupun timur tidak ada yang bisa ke luar di Exit Tol Brebes. Begitu juga di pantura, kita akan lakukan penutupan," jelasnya
Ditambahkannya, hanya kendaraan tertentu yang dibolehkan. Mereka adalah golongan esensial dan kritikal. Itu pun harus menunjukkan surat rekomendasi di tiap pos jalur masuk. Di mana, di setiap pos akan dijaga oleh petugas.
"Hanya kendaraan esensial dan kritikal yang boleh melintasi jalur tersebut. Termasuk buruh, jika itu buruh harus diketahui karyawan pabrik mana dan harus mempunyai keterangan apakah karyawan tersebut masuk dalam 50 persen dari esensial," pungkasnya. (ded/ima)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: