Keberatan dengan Kenaikan Sewa, Pedagang di Tegal Wadul ke DPRD

Keberatan dengan Kenaikan Sewa, Pedagang di Tegal Wadul ke DPRD

AUDIENSI - Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal, Ratna, memimpin audiensi pedagang--

TEGAL, radartegal.com - Sejumlah pedagang yang menyewa kios milik Pemerintah Kota (Pemkot) TEGAL yang berada di Kecamatan TEGAL Barat dan sekitarnya mengikuti audiensi dengan Komisi II DPRD, Rabu, 6 November 2025 siang. Mereka mengeluhkan kenaikan tarif sewa kios yang dinilai cukup memberatkan.

Ketua Paguyuban Wirausaha Kios Kota Tegal Bahari (PWKTB) Trisiana dalam penyampaiannya mengatakan pihaknya merupakan para pedagang pengguna kios milik Pemkot di wilayah Tegal Barat dan sekitarnya. Saat ini, pihaknya merasakan keresahan, lantaran adanya kenaikan sewa yang diterapkan.

"Kami sangat keberatan dengan adanya kenaikan tarif ini. Sebab, kenaikannya cukup tinggi," katanya.

Karenanya, kata Trisiana, pihaknya berharap DPRD Kota Tegal dapat mempertimbangkan dan memfasilitasi permohonan keringanan retribusi. Sebab, ada beberapa alasan pihaknya mengajukan keringanan itu.

BACA JUGA: Soroti Revitalisasi Pasar Alun-alun Tegal, Ketua Fraksi PKS: Jangan Korbankan Pedagang

BACA JUGA: Ketua Komisi II Dorong Revitalisasi Tak Hilangkan Ikonik Pasar Alun-alun Tegal dan Pedagangnya

"Sebagian besar anggota kami saat ini tengah menghadapi kesulitan ekonomi yang signifikan. Banyak anggota keluarga pedagang yang merupakan korban PHK dari sektor lain, serta kondisi perekonomian secara umum yang belum sepenuhnya pulih, yang sangat memukul daya beli masyarakat dan omzet penjualan kami," katanya.

Alasan lain, kata Trisiana, kondisi omzet harian yang menurun drastis tidak sebanding dengan besaran retribusi yang ditetapkan. Beban retribusi yang tinggi dapat mengancam keberlanjutan usaha para anggota yang sebagian besar merupakan pedagang kecil dengan modal terbatas.

"Alasan selanjutnya, mayoritas pedagang kios adalah lapisan masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Yang mengandalkan sepenuhnya pendapatan dari kios sebagai satu-satunya sumber penghidupan," ujarnya.

Selain itu, ujar Trisiana, pihaknya berharap agar DPRD dapat memfasilitasi pertemuan dengan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Tegal. Tujuannya, untuk menyampaikan kondisi riil para pedagang secara langsung.

BACA JUGA: 33 Stan OPD dan Ratusan Pedagang Serta UMKM Ramaikan Brebes Beres Fair 2025

BACA JUGA: Resah Pasar Alun-Alun Tegal Akan Dijadikan Rest Area, Pedagang Temui Komisi II DPRD

"Serta mencari solusi terbaik yang berimbang dan berkelanjutan terkait penentuan besaran retribusi. Kami berharap agar permohonan kami dapat direalisasikan," ujarnya. 

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal Ratna, mengatakan para pedagang mengeluhkan adanya kenaikan tarif sewa yang mencapai 300 persen dari sekitar Rp700 ribu menjadi Rp3 juta per tahun. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: