Jurus Safety Riding Astra Motor Jateng Menghadapi Jalanan Berdebu
Ilustrasi berkendara aman saat musim kemarau--
SEMARANG, radartegal.com – Perjalanan mengendarai sepeda motor saat musim kemarau rupanya tetap menyimpan potensi bahaya yang tak boleh dipandang sebelah mata. Lintas jalanan yang mengering dan berdebu kerap memunculkan tantangan fisik maupun teknis bagi para pemotor.
Debu liar yang beterbangan tidak sekadar mengaburkan jarak pandang pengendara. Butiran halus tersebut rentan masuk ke rongga mata serta saluran pernapasan, bahkan memicu jalanan menjadi lebih licin ketika bercampur pasir.
Pentingnya kesadaran menjaga keselamatan di lintasan ini ditegaskan oleh Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng, Mukammad Aldy Irvansyah. Menurutnya, pemotor wajib memberikan perhatian ekstra terhadap lingkungan sekitar, kelayakan kendaraan, hingga kelengkapan proteksi diri.
“Kita tidak tau kondisi lingkungan di depan seperti apa. Saat berkendara, kita tidak bisa sepenuhnya mengontrol kondisi jalan. Namun, kita bisa mengendalikan bagaimana bereaksi terhadapnya. Jangan biarkan kondisi lingkungan menjadi bencana,” ujar Aldy.
BACA JUGA: Astra Motor Jateng Gelar Seminar Safety Riding
BACA JUGA: Astra Motor Jateng Gelar Safety Riding Training Bersama Dishub dan BPTD
Menjawab tantangan alam tersebut, penerapan prinsip Safety Riding menjadi kunci utama agar setiap pengendara tetap bisa menerapkan kebiasaan #Cari_Aman sepanjang perjalanan musim kemarau.
1. Proteksi Diri dengan Perlengkapan Lengkap
Langkah awal menghadapi paparan debu adalah dengan memakai perlengkapan berkendara standar secara disiplin. Helm berstandar SNI, jaket pelindung, sarung tangan, dan sepatu tertutup tetap menjadi sarana keselamatan wajib.
Guna mencegah iritasi mata, pastikan visor atau kaca helm senantiasa dalam posisi tertutup rapat. Selain itu, penggunaan masker sangat disarankan untuk menyaring paparan debu, utamanya saat melintasi area proyek konstruksi atau jalur berpasir.
2. Kendalikan Kecepatan Saat Pandangan Terganggu
Kepulan debu tebal kerap memangkas jarak pandang secara mendadak di lintasan. Dalam kondisi penglihatan yang serba terbatas, pengendara dilarang keras memaksakan laju kendaraan.
BACA JUGA: Keselamatan Berkendara untuk Buah Hati: Edukasi Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah
BACA JUGA: Cetak Agen Perubahan, Astra Honda Safety Riding Instructors Competition Sukses
Turunkan kecepatan motor secara bertahap sambil terus menjaga keseimbangan. Hindari tindakan pengereman mendadak maupun manuver tajam, sebab permukaan jalan berdebu dan berpasir membuat daya cengkeram ban menurun drastis.
3. Jaga Jarak Ekstra dari Kendaraan Besar
Kendaraan berukuran besar seperti bus dan truk kerap memicu hembusan angin keras yang menerbangkan debu di sekitar jalan. Oleh sebab itu, posisikan sepeda motor pada jarak aman yang lebih jauh dari kendaraan tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

