Daftar Tablet Terbaik Pendamping Kuliah 2026, Bisa Split Screen dan Multitasking untuk Laporan

Daftar Tablet Terbaik Pendamping Kuliah 2026, Bisa Split Screen dan Multitasking untuk Laporan

NUGAS - Ini dia beberapa pilihan tablet terbaik untuk kuliah 2026 yang mendukung split screen.-(Ilustrasi by Aditya Saputra)-

radartegal.com - Memilih tablet untuk kuliah sekarang bukan lagi sekadar mencari perangkat untuk menonton video atau membaca materi.

Bagi mahasiswa, tablet bisa menjadi teman kerja yang praktis untuk membuka jurnal, mencatat materi, mengedit laporan, sampai mengikuti kelas online.

Apalagi kalau perangkat tersebut sudah mendukung split screen dan multitasking, pekerjaan yang biasanya terasa ribet bisa dilakukan dari satu layar.

Namun, tidak semua tablet menawarkan pengalaman produktivitas yang sama, sehingga performa, RAM, ukuran layar, stylus, keyboard, dan sistem operasi perlu diperhatikan sejak awal.

BACA JUGA: Rekomendasi Tablet 3 Jutaan Lengkap Mode Desktop untuk Ketik Makalah

BACA JUGA: Tablet 2-in-1 Terbaik dengan Keyboard Fisik untuk Ketik Laporan Sekolah

Jika kebutuhan utamanya adalah mendampingi aktivitas kuliah, membuat laporan, membaca PDF, membuka browser sambil mengetik, serta mencatat materi, ada beberapa tablet yang menarik untuk dipertimbangkan pada 2026.

Pilihan Tablet Terbaik untuk Kuliah

1. Samsung Galaxy Tab S10 FE 

Samsung Galaxy Tab S10 FE menjadi salah satu pilihan yang menarik untuk mahasiswa yang menginginkan tablet dengan orientasi produktivitas cukup kuat.

Perangkat ini bukan hanya nyaman digunakan untuk membaca materi, tetapi juga mempunyai fitur multitasking yang membuat pekerjaan kuliah terasa lebih praktis.

Salah satu keunggulannya adalah dukungan Split Screen dan Samsung DeX. Dengan fitur tersebut, mahasiswa dapat menjalankan beberapa aplikasi dalam satu layar.

BACA JUGA: Daftar Pilihan Tablet Terbaru 2026 Mulai Rp1 Jutaan: Rekomendasi Terbaik untuk Belajar & Kerja

BACA JUGA: 5 Tablet Portable Murah dan Kencang 2026 yang Bisa Dipasang Keyboard

Misalnya, PDF jurnal bisa dibuka di satu sisi sementara Microsoft Word, Google Docs, atau aplikasi catatan berada di sisi lainnya.

Penggunaan seperti ini sangat membantu ketika sedang menyusun laporan. Kita tidak perlu terus-menerus berpindah aplikasi hanya untuk melihat referensi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: