6 Cara Main Saham Modal Rp100 Ribu agar Untung Anti Buntung
6 cara main saham modal Rp100 ribu -freepik-
Cara mulai investasi saham modal kecil tentunya harus memilihnya dengan bijak. Ada banyak jenis saham yang terjangkau dari perusahaan kecil atau menengah.
Pilihlah saham dari perusahaan yang memiliki fundamental yang baik. Misalnya kinerja keuangan yang sehat dan prospek bisnis yang cerah.
4. Melakukan Analisis
Sebelum Anda beli saham, analisis dulu ke perusahaan yang ingin Anda investasikan. Lakukan analisis fundamental atau analisis teknikal, yaitu :
BACA JUGA : Gak Melulu Pinjol, Ini 6 Cara Dapat Modal Kerja untuk Pemula
BACA JUGA : Dapat Sejuta Sehari Tanpa Modal dengan 4 Cara Ini yang Cocok Buat Pemula
- Analisis fundamental : analisis terhadap kinerja keuangan perusahaan, seperti pendapatan, laba, dan aset.
- Analisis teknikal : analisis terhadap pergerakan harga saham di masa lalu untuk memprediksi pergerakan harga saham di masa depan.
5. Membeli Saham dengan Bijak
Melakukan investasi itu tidak bisa buru-buru dan hanya memikirkan keuntungannya. Anda harus lakukan pertimbangan dengan baik dengan riset dan analisis dulu.
Belilah saham bertahap untuk mengurangi risiko kerugian. Jika memungkinkan, jangan fokus 1 jenis saham untuk diversifikasi portofolio investasi Anda.
6. Memantau Pergerakan Harga Saham
Cara main saham modal Rp100 ribu tentunya juga harus memantau pergerakan harga sahamnya. Jika harga saham naik, Anda bisa jual untuk dapat keuntungan.
Jika turun, Anda jangan buru-buru panik karena kadang harga saham memang mengalami fluktuasi. Tetaplah tenang dan pantau terus perkembangan perusahaan yang Anda investasikan.
BACA JUGA : 7 Bisnis UMKM yang Bisa Balik Modal dalam 30 Hari! No 5 Paling Gampang
BACA JUGA : 7 Tips Mulai Bisnis Digital Tanpa Modal dan Rekomendasi Peluangnya
7. Belajar dari Pengalaman
Terakhir, terus belajar dan berinvestasi saham secara konsisten dengan strategi-strategi yang bijak. Pelajari terus untuk investasi saham seperti ini agar menghindari risiko.
Untuk tips tambahan, Anda bisa manfaatkan fitur auto order atau stop loss yang disediakan oleh broker saham. Tujuannya untuk membatasi risiko kerugian Anda ke depannya.
Berinvestasi ini harus siap mengalami kerugian selain mengutamakan keuntungannya. Jadi, Anda harus memiliki dana khusus yang memang diperuntukan membeli saham, diluar dana kebutuhan pokok.
Penutup
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

