Jaga Ekosistem, 2.500 Benih Ikan Nila Ditebar di Waduk Cacaban Kabupaten Tegal
TEBAR - Kepala Dinas Porapar Kabupaten Tegal menebar ribuan benih ikan nila di Waduk Cacaban.-Hermas Purwadi-
SLAWI, radartegal.com - Untuk menjaga ekosistem dan meningkatkan sumber daya perikanan, sedikitnya 2.500 benih ikan nila ditebar di Waduk Cacaban Kabupaten Tegal. Penebaran dilakukan Dinas Porapar Kabupaten Tegal, Jumat 9 Januari 2026.
Penebaran benih ikan nila di Waduk Cacaban ini merupakan kegiatan rutin yang sering dilakukan oleh berbagai pihak.
"Diharapkan kegiatan ini dapat menjaga keberlanjutan ekosistem perairan, dan meningkatkan citra kawasan sebagai destinasi wisata air dan pemancingan terbesar di Kabupaten Tegal," ungkap Kepala Dinas Porapar Kabupaten Tegal Akhmad Uwes Qoroni.
Menurutnya, dari kegiatan ini diharapkan konservasi dan peningkatan populasi ikan bisa diwujudkan.
BACA JUGA: Waduk Cacaban Tegal Dinilai Sepi Pengunjung, Komisi IV: Sayang Kalau Tidak Dimanfaatkan
BACA JUGA: Bukan Sekedar Tradisi, Sedekah Waduk Cacaban Tegal Jadi Motor Penggerak Pembangunan Lokal
"Setidaknya kegiatan ini dapat memperkaya sumber daya ikan di Waduk Cacaban," ujarnya.
Lebih lanjut dikatakannya, di tahun 2026, pengembangan wisata Waduk Cacaban akan berfokus pada peningkatan potensi wisata melalui investasi swasta dan penyelenggaraan acara rutin seperti festival, di tengah sorotan terkait pendapatan yang masih minim dari objek wisata tersebut.
"Pemerintah Kabupaten Tegal sedang menjajaki kerja sama dengan investor swasta, untuk merenovasi dan mengembangkan destinasi wisata Waduk Cacaban dan Pantai Purwahamba Indah," ungkapnya.
Menurutnya, penjajakan peluang investasi ini merupakan upaya untuk mendongkrak sektor pariwisata dan diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan.
BACA JUGA: Cari Ikan di Waduk Penjalin Brebes, Pria asal Purwokerto Tewas Tenggelam
BACA JUGA: Spot Mancing Waduk Jatibarang: Destinasi Wisata Alam dan Surga Pemancing di Semarang
"Kami berkomitmen untuk mengembangkan wisata Waduk Cacaban dengan menggelar Cacaban Ekraft Festival sebagai agenda tahunan untuk mempromosikan ekonomi kreatif lokal (kuliner, kriya, fashion, seni pertunjukan) dan menarik pengunjung," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


