DPRD Brebes Desak Perbaikan Drainase dan Infrastruktur Pertanian

DPRD Brebes Desak Perbaikan Drainase dan Infrastruktur Pertanian

Perbaikan drainase dan infrastruktur pertanian jadi salah satu usulan yang didesak agar secepatnya terealisasi. Hal itu diketahui dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tingkat Kecamatan (Musrenbangcam) Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja P--

BREBES, radartegal.com - Perbaikan drainase dan infrastruktur pertanian jadi salah satu usulan yang didesak agar secepatnya terealisasi. Hal itu diketahui dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tingkat Kecamatan (Musrenbangcam) 2026. Kegiatan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Brebes 2027 digelar di Kecamatan Tanjung, Kamis 5 Februari 2026.

Anggota DPRD Kabupaten Brebes, Tobidin Sarjum, menegaskan, kerusakan drainase jalan dan lemahnya infrastruktur pertanian masih menjadi persoalan klasik yang berulang setiap tahun. Menurut dia, kondisi tersebut tidak bisa lagi ditangani secara parsial.

“Drainase jalan yang rusak bukan sekadar soal genangan, tapi berdampak langsung pada kerusakan jalan dan aktivitas ekonomi warga. Ini harus menjadi prioritas dalam RKPD 2027,” ujarnya.

Dalam hal ini, dirinya mendesak agar ada perbaikan infrastruktur pertanian. Mulai dari saluran irigasi, jalan usaha tani, hingga sarana pendukung lainnya yang dinilai belum memadai. Padahal, Kecamatan Tanjung merupakan salah satu wilayah penopang sektor pertanian di Kabupaten Brebes.

BACA JUGA: Komisi IV DPRD Brebes Sidak Puskesmas Ketanggungan, Ini Hasilnya

BACA JUGA: Anggota DPRD Brebes Tampung Usulan di Musrenbang Kecamatan

“Kalau infrastruktur pertanian tidak diperkuat, produktivitas petani akan stagnan. DPRD akan mengawal agar usulan ini tidak berhenti di meja perencanaan, tetapi benar-benar masuk dalam program pembangunan daerah,” jelasnya. 

Sementara itu, Plt Camat Tanjung, Asip Fauzan, menyampaikan bahwa Musrenbangcam menjadi tahapan krusial untuk menyelaraskan kebutuhan riil masyarakat dengan arah kebijakan pemerintah daerah. 

“Usulan yang masuk didominasi perbaikan drainase, jalan lingkungan, serta infrastruktur pertanian. Semua akan kami verifikasi dan sinkronkan dengan prioritas pembangunan kabupaten,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: