Jalan Rusak Parah, Warga Brebes Lakukan Swadaya Perbaikan Bersama Anggota DPRD
Permasalahan infrastruktur yang kurang bagus masih menjadi taufik dibeberapa wilayah di Kabupaten Brebes. Warga lakukan perbaikan secara swadaya.(istimewa)--
BREBES, radartegal.com - Permasalahan infrastruktur yang kurang bagus masih menjadi sorotan di beberapa wilayah di Kabupaten Brebes. Sebelumnya, warga protes jalan rusak dengan melakukan perbaikan secara swadaya di Kecamatan Salem dan beberapa wilayah lainnya di Brebes selatan.
Dan terbaru, warga melakukan aksi protes jalan rusak dengan melakukan perbaikan dengan swadaya terjadi di Desa Kluwut Kecamatan Bulakamba. Saat ini kondisi jalan tersebut masih berupa jalan tanah berlubang dan berlumpur.
Padahal, jalan tersebut merupakan akses utama kendaraan menuju Pelabuhan Kluwut Kabupaten Brebes.
Dengan cangkul, gerobak, dan tanah urukan seadanya, warga melakukan gotong royong memperbaiki jalan sepanjang lebih dari satu kilometer. Tidak hanya warga, Anggota DPRD Brebes Akhmad Ghufron Haryanto juga ikut terjun langsung bersama warga dalam kegiatan pengurukan tersebut.
BACA JUGA: Perbaikan Jalan di Brebes Bakal Dianggarkan Pemprov Jateng, Nilainya Rp2 Miliar
BACA JUGA: Gubernur Jateng Resmikan Jalan Bumiayu-Salem Brebes, Anggaran Capai Rp1,95 Miliar
“Ini akses ekonomi masyarakat nelayan. Kalau dibiarkan begini terus, kasihan mereka. Kalau hujan, jalan becek, licin, truk susah masuk, ongkos angkut pun naik,” kata Akhmad Ghufron Haryanto kepada media.
Ghufron yang juga anggota Fraksi Gerindra ini, menyebut jika pelabuhan Kluwut bukan pelabuhan kecil. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari aktivitas perikanan di kawasan ini diperkirakan mencapai Rp12 hingga Rp20 miliar rupiah setiap tahunnya.
Ironisnya, kondisi jalan itu memprihatinkan. Padahal, setiap hari, kendaraan besar keluar masuk untuk mendistribusikan hasil laut ke berbagai daerah.
Namun, jalan masih berupa tanah dan minim penerangan membuat proses bongkar muat dan distribusi tersendat. Biaya logistik melonjak, dan beban akhirnya kembali ke pundak nelayan serta warga sekitar.
BACA JUGA: Dianggarkan Rp33,348 M, Gubernur Jateng Tinjau Perbaikan Jalan Wiradesa–Kajen Pekalongan
BACA JUGA: Pemprov Jateng Fokus Pada Infrastruktur, 2025 Perbaikan Jalan Dikebut
“Kalau hujan, jalan ini seperti kubangan. Pernah ada tosa hingga truk tergelincir, dan kami semua gotong royong bantu tarik,” ungkap Basir, salah satu nelayan setempat, sambil menunjuk bekas roda yang terperosok di tanah berlumpur.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

