Rangkaian perlombaan dimulai pada Sabtu, 17 Oktober 2026, melalui sesi kualifikasi MAXi GP. Setiap kategori memperoleh kesempatan selama 10 menit untuk mencatatkan waktu terbaik. Hasil kualifikasi tersebut kemudian digunakan sebagai dasar penentuan posisi start pada balapan hari berikutnya.
Persaingan berlanjut pada Minggu, 18 Oktober 2026. Para peserta menjalani balapan MAXi GP menggunakan sejumlah model skutik MAXi Yamaha, mulai dari NMax Turbo, Aerox Alpha, Lexi LX 155, hingga XMax.
Di lintasan sirkuit, peserta memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi karakter masing-masing motor. Aspek yang diuji antara lain respons akselerasi, kelincahan handling, serta kemampuan bermanuver ketika menghadapi persaingan dengan peserta lain.
Selain kategori balap standar dan semi profesional, kelas MAXi 250cc Community Open juga memiliki daya tarik tersendiri. Sejumlah motor modifikasi yang sebelumnya tampil dalam ajang CustoMAXi Yamaha Semarang turut meramaikan persaingan.
Kehadiran motor-motor modifikasi tersebut memperlihatkan keterkaitan antara aktivitas komunitas, kreativitas modifikasi, dan kompetisi balap. Peserta komunitas tidak hanya mendapatkan ruang untuk menampilkan motor hasil modifikasi, tetapi juga kesempatan untuk membawanya ke arena kompetisi.
Sementara itu, MAXi Drag Battle menghadirkan format perlombaan yang berbeda dari MAXi GP. Jika balap sirkuit mengandalkan kemampuan pengendalian motor dan manuver di lintasan, format drag battle lebih menitikberatkan pada kemampuan akselerasi.
Kedua format tersebut memberikan pengalaman yang berbeda bagi pengguna MAXi Yamaha dalam mengenali karakter performa kendaraannya. Meski demikian, masing-masing kompetisi tetap memiliki tantangan tersendiri yang membutuhkan kemampuan berkendara dan penguasaan motor.
Komunitas MAXi Jawa Tengah Apresiasi Kelas Balap Baru
Kehadiran MAXi Race mendapat sambutan positif dari peserta komunitas. Salah satunya Rafi, peserta asal Semarang yang mengikuti kompetisi tersebut.
Menurut Rafi, penyelenggaraan kelas MAXi Race memberikan kesempatan yang selama ini diharapkan oleh pengguna MAXi Yamaha yang memiliki ketertarikan terhadap dunia balap.
Dia menilai Yamaha melalui kegiatan yang diselenggarakan Yamaha DDS 3 Semarang telah beberapa kali menghadirkan wadah baru bagi komunitas. Sebelumnya, komunitas MAXi juga mendapatkan kesempatan mengikuti kelas Super MAXi dalam ajang CustoMAXi.
Kini, kesempatan tersebut kembali hadir melalui MAXi Race di Yamaha Cup Race 2026. Bedanya, peserta komunitas dapat merasakan langsung persaingan di lintasan sirkuit melalui kelas khusus yang disediakan.
“Tentu saya dan teman-temen komunitas menyambut baik kelas baru MAXi Race pada Yamaha Cup Race kali in. Karena kita juga memiliki keinginan untuk adu kencang di atas lintasan sirkuit. Dan kali ini Yamaha Jateng memberikan wahana untuk dapat memuwujudkannya. Terima kasih Yamaha,” jelas Rafi yang memang doyan banget adu cepat motor ini.
Apresiasi tersebut memperlihatkan bahwa kehadiran kelas khusus bagi skutik MAXi tidak hanya menarik perhatian penonton, tetapi juga menjawab minat sebagian pengguna yang ingin mencoba pengalaman kompetisi.
Bagi komunitas, kesempatan mengikuti perlombaan di sirkuit memberikan pengalaman berbeda dibandingkan aktivitas berkendara biasa. Peserta dapat menguji kemampuan diri, mengenali karakter motor, sekaligus merasakan atmosfer persaingan yang berlangsung di lintasan resmi.
Sebelum penyelenggaraan di Boyolali, MAXi Race telah hadir dalam beberapa agenda balap di Indonesia. Di antaranya Yamaha Cup Race seri pertama di Sidrap, Sulawesi Selatan, Kejurnas MotoPrix Surabaya, Yamaha Sunday Race Mandalika, serta Yamaha Cup Race seri kedua di Padang, Sumatera Barat.