Dibidik Tim Survei LARS DHP, RSUD Soeselo Slawi Pamer Bintang 4,5!

Jumat 09-10-2026,17:45 WIB
Reporter : Khikmah Wati
Editor : Khikmah Wati

Rangkuman untuk Anda

  • RSUD dr. Soeselo Slawi tengah menjalani proses survei akreditasi ketat oleh Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP) mulai Kamis (8/10/2026).
  • Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mewanti-wanti agar evaluasi ini tidak sekadar menjadi ajang perburuan sertifikat, melainkan pembuktian mutu pelayanan yang manusiawi.
  • Tim surveior takjub dengan reputasi rumah sakit pelat merah tersebut yang sukses meraup kepuasan publik dengan tembus rating Google Review di angka 4,5.

SLAWI, radartegal.com- Kualitas pelayanan medis di Kabupaten Tegal tengah diuji. RSUD dr. Soeselo Slawi resmi kedatangan tim ahli dari Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP) pada Kamis 8 Oktober 2026. Bertempat di Auditorium Pradijati, agenda survei akreditasi ini akan menguliti dokumen, mewawancarai staf, hingga terjun langsung ke lapangan selama tiga hari ke depan.

Tujuannya cuma satu: memastikan nyawa dan keselamatan pasien di Tegal benar-benar berada di tangan fasilitas kesehatan yang bermutu tinggi dan aman secara standar nasional.

Sentilan Bupati Ischak: Jangan Cuma Kejar Sertifikat!

Hadir langsung memberikan pengarahan, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman melemparkan pesan menohok bagi seluruh civitas hospitalia. Baginya, akreditasi bukanlah perlombaan mencari predikat apalagi sekadar formalitas selembar sertifikat.

BACA JUGA: Perkuat Layanan, RSUD dr Soeselo Slawi Jalin Kerjasama dengan Dua Rumah Sakit Besar

BACA JUGA: Pasien IGD di RSUD Brebes Membludak, Komisi IV Soroti Kebutuhan Nakes

"Akreditasi merupakan kesempatan untuk bercermin: melihat apa yang sudah baik, apa yang masih perlu diperbaiki, dan apa yang harus terus ditingkatkan," tegas Ischak.

Orang nomor satu di Kabupaten Tegal itu menuntut adanya perombakan mental pelayan kesehatan. Rumah sakit rujukan sekelas RSUD dr. Soeselo wajib membangun budaya kerja yang tidak hanya profesional dan mengutamakan keselamatan, tetapi juga sarat akan empati.

"Masyarakat tidak hanya membutuhkan pelayanan medis yang tepat, tetapi juga pelayanan yang manusiawi," imbuhnya.

Keselamatan Pasien Adalah Harga Mati

Menjawab tantangan tersebut, Direktur RSUD dr. Soeselo Slawi, dr. Guntur Muhammad Taqwin, memastikan bahwa keselamatan pasien dan tenaga kesehatan adalah fondasi operasional harian yang tidak bisa ditawar.

BACA JUGA: Pembenahan RSUD M Ashari Pemalang, Pemkab Fokus Pada Keramahan Petugas dan Fasilitas ICU

BACA JUGA: RSUD Suradadi Berpotensi Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi, Layanan Unggulan Jadi Kunci

Guntur menyadari penuh bahwa regulasi yang ketat dan jaminan keselamatan adalah kunci utama untuk merebut hati dan kepercayaan masyarakat.

"Kami berharap nilai-nilai ini tidak sebatas menjadi kesibukan semata, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam pelayanan sehari-hari. Jika kualitas rumah sakit terus terjaga, kepercayaan (trust) pihak eksternal dan masyarakat terhadap rumah sakit akan semakin tinggi," papar Guntur.

Kategori :