Redmi Note 14 5G juga membawa baterai 5.110 mAh dengan pengisian cepat 45W. Kamera utamanya 108 MP dengan OIS, sehingga perangkat ini tidak hanya berfungsi sebagai alat editing, tetapi juga bisa digunakan untuk mengambil bahan video.
Apakah Redmi Note 14 5G bagus untuk content creator pemula? Cukup bagus. Kombinasi kamera, layar AMOLED, chipset Dimensity 7025-Ultra dan storage 256 GB membuatnya fleksibel untuk mengambil sekaligus mengedit konten dari satu perangkat.
BACA JUGA: 6 HP Android yang Bisa Jadi Powerbank, Cocok untuk Bepergian
BACA JUGA: Cara Mudah Atasi HP yang Lemot, Trik Ampuh Bikin Performa Smartphone Ngebut Lagi!
3. Infinix Note 40 Pro+ 5G
Infinix Note 40 Pro+ 5G bisa dipertimbangkan bagi pengguna yang membutuhkan RAM besar dan fitur multimedia yang lebih lengkap.
Perangkat ini membawa chipset Dimensity 7020 5G, RAM hingga 12 GB, penyimpanan 256 GB dan layar 3D Curved AMOLED 120 Hz. Untuk pengguna yang sering berpindah antara aplikasi kamera, galeri, CapCut dan media sosial, RAM besar dapat membantu multitasking.
Salah satu daya tarik lainnya adalah pengisian cepat 100W. Fitur ini berguna bagi content creator yang sering bekerja menggunakan HP dan tidak ingin terlalu lama menunggu perangkat mengisi daya. Namun, karena chipsetnya bukan yang paling baru di daftar ini, pengguna tetap perlu menyesuaikan ekspektasi ketika melakukan editing video berat.
Apakah RAM 12 GB wajib untuk editing video? Tidak wajib. RAM 8 GB sebenarnya sudah cukup untuk editing video harian. RAM 12 GB lebih berguna bagi pengguna yang sering melakukan multitasking atau membuka banyak aplikasi secara bersamaan.
BACA JUGA: Daftar HP Samsung 5G Murah 2026, Mulai Rp2 Jutaan dan Layak Dibeli
BACA JUGA: 6 HP OPPO dengan Fitur AI Terbaru 2026, Ada Find X9 hingga Reno16
Apa yang Harus Diperhatikan Saat Membeli HP untuk Editing Video?
Jangan hanya melihat angka megapiksel kamera. Untuk editing, ada beberapa komponen yang justru lebih penting. Pertama adalah chipset. Komponen ini berpengaruh besar terhadap kemampuan perangkat ketika melakukan preview, memproses efek dan melakukan rendering video.
Kedua, pilih RAM minimal 8 GB jika memang HP akan digunakan sebagai perangkat utama untuk editing. RAM yang lebih besar bukan berarti rendering otomatis lebih cepat, tetapi dapat membantu ketika aplikasi editing digunakan bersamaan dengan aplikasi lain.
Ketiga adalah storage. Video beresolusi tinggi membutuhkan ruang yang tidak sedikit. Karena itu, storage 256 GB lebih direkomendasikan dibandingkan 128 GB jika anggaran memungkinkan.
Keempat adalah layar. Panel AMOLED dengan refresh rate tinggi memang bukan faktor utama yang mempercepat rendering, tetapi membuat proses editing dan pengecekan hasil video terasa lebih nyaman.
BACA JUGA: Review Redmi Note 17 Pro Max, HP Paling Aman untuk Perjalanan Jauh Tanpa Ngecas
BACA JUGA: Daftar HP Android Kamera AI Termurah: Hasil Foto Portrait & Night Mode Makin Sempurna