7 Kelebihan Fitur Keamanan iPhone Terbaru, Bukan Cuma Face ID

Jumat 02-10-2026,15:00 WIB
Reporter : Aditya Saputra
Editor : Khikmah Wati

Ada pula mekanisme Security Delay untuk perubahan keamanan tertentu. Sebagai contoh, perubahan pada password Akun Apple dapat memerlukan autentikasi biometrik, kemudian pengguna harus menunggu sekitar satu jam sebelum melakukan autentikasi biometrik kedua.

Tujuannya memberikan kesempatan kepada pemilik iPhone untuk menyadari adanya tindakan mencurigakan dan mengamankan akun.

BACA JUGA: iPhone Duo Lolos Sertifikasi Indonesia, Apa Artinya untuk Peluncuran HP Lipat Apple?

BACA JUGA: iPhone 18 Pro Max Lolos TKDN dan Postel, Kapan Resmi Dijual di Indonesia?

Apa fungsi Security Delay di iPhone? Security Delay memberikan jeda sebelum perubahan keamanan tertentu dapat diselesaikan. Dengan begitu, pencuri tidak bisa langsung mengambil alih pengaturan penting hanya bermodalkan kode sandi.

4. Aplikasi Dapat Dikunci dengan Face ID

Keamanan iPhone juga semakin praktis karena pengguna bisa mengunci aplikasi tertentu. Aplikasi yang dikunci dapat meminta Face ID, Touch ID atau kode sandi sesuai kondisi.

Ketika dikombinasikan dengan Perlindungan Terhadap Perangkat yang Dicuri, aplikasi terkunci dapat memerlukan autentikasi biometrik tanpa opsi kode sandi saat iPhone berada jauh dari lokasi yang dikenal.

Fitur ini berguna untuk aplikasi yang berisi informasi pribadi seperti Mail, Foto, catatan maupun aplikasi lain yang dianggap sensitif.

BACA JUGA: 6 HP China Spek iPhone Termurah 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan

BACA JUGA: iPhone 18 Pro Max Punya Mode Baterai Khusus Saat Dikirim, Apa Fungsinya?

5. Lacak dan Mode Hilang

Jika iPhone hilang atau dicuri, fitur Lacak dapat membantu pemilik mengamankan perangkat. Pengguna dapat menandai iPhone sebagai hilang sehingga perangkat terkunci.

Apple juga menjelaskan bahwa ketika Perlindungan Terhadap Perangkat yang Dicuri aktif, Face ID atau Touch ID diperlukan untuk mematikan Mode Hilang.

Dengan kata lain, mengetahui kode sandi saja tidak otomatis membuat pencuri dapat menghapus perlindungan tersebut.

6. Mode Lockdown untuk Ancaman Siber Tingkat tinggi

Untuk sebagian kecil pengguna yang menghadapi ancaman digital sangat canggih, Apple menyediakan Mode Lockdown.

Fitur ini bekerja dengan membatasi sejumlah fungsi perangkat, aplikasi, pesan dan penelusuran web untuk mempersempit kemungkinan celah yang dapat dimanfaatkan serangan tertarget.

BACA JUGA: iPhone 18 Pro dan Pro Max Pakai Modem 5G Berbeda, Apa Dampaknya untuk Pengguna?

Kategori :