Varian CBS Nitro (Rp28,775 Juta): Sistem pengereman Combi Brake System, livery dan grafis ekspresif khusus edisi Nitro.
Varian ABS (Rp31,406 Juta): Sistem pengereman Anti-lock Braking System (1-Channel), rem cakram ganda (depan & belakang), emblem 3D eksklusif, pelek warna burnt titanium.
Panduan Membeli: 5 Langkah Menguji Honda Vario Evo 160
Bagi Anda yang berencana memboyong skutik ini, lakukan lima langkah pemeriksaan praktis di diler resmi berikut:
- Cek Detail Ergonomi & Bodi: Amati perubahan fairing depan dan coba posisi duduk di atas jok.
- Uji Fitur Elektronik: Pastikan port USB Type-C berfungsi baik untuk mengisi daya perangkat Anda.
- Lakukan Test Ride: Rasakan responsivitas tarikan gas awal pada rentang 0–60 km/jam untuk membuktikan peningkatan torsi 14 Nm.
- Pilih Sistem Pengereman: Tentukan antara efisiensi CBS atau keamanan pengereman mendadak ABS sesuai rute harian Anda.
- Konfirmasi Pricing Lokal: Cek harga On The Road (OTR) sesuai wilayah domisili karena terdapat perbedaan biaya logistik dan pajak daerah dari acuan Jakarta.
FAQ (Pertanyaan Umum)
Q: Berapa torsi maksimum Honda Vario Evo 160 terbaru?
A: Torsi puncak Honda Vario Evo 160 meningkat menjadi 14 Nm pada 6.500 rpm, naik dari generasi sebelumnya yang mencatatkan 13,8 Nm.
Q: Apa saja pilihan varian dan harga Honda Vario Evo 160?
A: Honda Vario Evo 160 hadir dalam tiga varian (OTR Jakarta): tipe CBS (Rp28,525 juta), tipe CBS Nitro (Rp28,775 juta), dan tipe ABS (Rp31,406 juta).
Q: Berapa konsumsi bahan bakar (BBM) Honda Vario Evo 160?
A: Berdasarkan pengujian metode WMTC dengan fitur ISS (Idling Stop System) aktif, konsumsi BBM Honda Vario Evo 160 mencapai 46,7 km/liter.
Q: Apa bedanya pengisi daya (charger) Vario Evo 160 dengan versi lama?
A: Honda Vario Evo 160 kini sudah menggunakan port USB Type-C langsung di konsol depan, sehingga tidak memerlukan lagi adaptor colokan lighter seperti pada model sebelumnya.