Pasar kedai kopi di Tegal sendiri cukup aktif, terlihat dari keberadaan berbagai coffee shop seperti Kalih Signature Coffee and Eatery Tegal dan Cocok Coffee & Chill.
BACA JUGA: JPU Tempuh Langkah Banding Usai Terdakwa Penganiaya Pengusaha di Tegal Divonis 1,5 Bulan
BACA JUGA: Kemeriahan HUT ke-81 RI di Tegal: Pengusaha Sarung Ekspor Gelar Lomba Kipas Sate Unik untuk Karyawan
9. Jasa Print dan Fotokopi
Usaha print dan fotokopi dapat menyasar kebutuhan dokumen sekolah, mahasiswa, kantor maupun masyarakat umum. Layanan bisa diperluas dengan menjual alat tulis, jilid, laminasi dan cetak foto.
Lokasi menjadi faktor penting karena bisnis ini sangat bergantung pada kedekatan dengan pelanggan.
10. Aksesori HP
Casing, tempered glass, kabel data, charger dan berbagai aksesori smartphone merupakan produk yang mudah dipasarkan. Agar modal tidak terlalu banyak tertahan dalam stok, pemula dapat memilih produk yang paling banyak dicari terlebih dahulu.
Penjualan juga bisa dikombinasikan dengan pemasangan tempered glass atau jasa setting perangkat.
BACA JUGA: Terdakwa Penganiayaan Pengusaha di Tegal Dituntut 9 Bulan Penjara
BACA JUGA: Pemkab Tegal Fasilitasi Modal Bantuan Usaha Ekonomi Produktif untuk 14 Warga
11. Bengkel Motor Ringan
Tidak harus langsung membuka bengkel besar. Layanan seperti ganti oli, tambal ban, servis ringan dan pembersihan CVT bisa menjadi tahap awal jika memiliki keterampilan mekanik.
Bisnis dapat berkembang ketika pelanggan mulai percaya dan melakukan servis secara berkala.
12. Jualan Makanan Malam
Makanan malam bisa menjadi pilihan bagi yang memiliki lokasi strategis. Nasi goreng, seblak, dimsum, martabak mini, sate atau aneka makanan ringan dapat disesuaikan dengan target konsumen.
Sistem pesan antar juga penting karena pelanggan tidak selalu ingin keluar rumah pada malam hari.
BACA JUGA: Kasus Dugaan Kekerasan Terhadap Pengusaha di Tegal Mulai Disidangkan di Pengadilan
BACA JUGA: Diduga Jadi Korban Penganiayan, Pengusaha di Tegal Ogah Damai Meski Ditawari Rp300 Juta
13. Reseller Oleh-oleh Khas Tegal
Produk UMKM lokal dapat dikembangkan menjadi bisnis reseller atau hampers. Pemerintah Kabupaten Tegal sendiri mendorong perluasan pemasaran produk lokal melalui berbagai kanal.