Biaya Motor Listrik Setahun Dibanding Bensin, Ini Simulasinya

Rabu 16-09-2026,12:00 WIB
Reporter : Qurotul Faizah
Editor : Khikmah Wati

TEGAL, radartegal.com - Biaya operasional kendaraan menjadi pertimbangan penting sebelum membeli motor baru. Untuk hitung biaya motor listrik, konsumsi energi menjadi komponen pengeluaran paling mudah dibandingkan.

Motor bensin membutuhkan BBM, sedangkan motor listrik menggunakan energi dari baterai. Perhitungan hitung biaya motor listrik bisa berubah sesuai jarak tempuh dan tarif listrik.

Dengan pemakaian 10.000 kilometer setahun, selisih biaya energi cukup terlihat. Simulasi hitung biaya motor listrik membantu calon pembeli memahami pengeluaran sebenarnya.

Mengapa Hitung Biaya Motor Listrik Tak Cukup Melihat Tagihan Listrik?

Perbandingan motor bensin dan listrik tidak hanya menyangkut harga pembelian. Biaya energi, perawatan, penggunaan harian, dan kebutuhan pengisian turut menentukan.

Untuk simulasi, jarak tempuh ditetapkan sebesar 10.000 kilometer setiap tahun. Angka tersebut setara sekitar 27 kilometer perjalanan setiap hari.

BACA JUGA: 5 Pilihan Motor Listrik Subsidi yang Nyaman untuk Touring, Hemat dan Tidak Bikin Cepat Capek

BACA JUGA: 8 Motor Listrik Termahal di Indonesia 2026, Tembus Rp500 Juta

Motor bensin diasumsikan memiliki konsumsi 45 kilometer per liter. Motor listrik menggunakan asumsi konsumsi energi 40 Wh per kilometer.

Mana yang Lebih Hemat untuk Setahun, Motor Bensin atau Listrik?

1. Biaya Energi Setahun Bisa Terpaut Jauh

Motor bensin mengubah energi kimia BBM menjadi tenaga melalui mesin pembakaran. Sebagian energi tersebut hilang dalam bentuk panas selama proses tersebut.

Motor listrik mengubah energi baterai menjadi tenaga melalui sistem penggerak elektrik. Proses tersebut membuat pengukuran biaya energi lebih sederhana.

Dengan jarak 10.000 kilometer, motor bensin membutuhkan sekitar 222 liter BBM. Jika memakai Pertalite Rp10.000 per liter, biayanya mencapai Rp2,22 juta.

BACA JUGA: 5 Motor Listrik Merek Lokal Paling Laris di September 2026: Terbukti Tangguh & Irit!

BACA JUGA: Ngecas Tak Sampai 30 Menit, Ini Daftar Motor Listrik Pengisian Daya Paling Cepat

Secara ringkas, perhitungan biaya energi tahunan dapat dilihat berikut:

1. Motor bensin: sekitar 222 liter BBM per tahun.

2. Biaya Pertalite: sekitar Rp2,22 juta per tahun.

3. Motor listrik: sekitar 400 kWh energi tahunan.

4. Biaya listrik: sekitar Rp578 ribu sebelum memperhitungkan losses pengisian.

Tarif listrik rumah tangga 1.300 VA tercantum Rp1.444,70 per kWh. Tarif tersebut tidak berubah pada periode Juli-September 2026.

BACA JUGA: Daftar Motor Listrik Murah dengan Jarak Tempuh Terjauh, Sekali Cas Bisa Lewati 5 Kabupaten

BACA JUGA: Daftar Motor Listrik Baterai Lithium Rekomen untuk Kurir, Pengecasan Cepat!

2. Perawatan Motor Juga Mengubah Perbandingan Pengeluaran

Motor bensin memiliki mesin dengan banyak komponen bergerak dan fluida. Oli mesin menjadi kebutuhan rutin yang tidak terdapat pada motor listrik.

Motor listrik tetap membutuhkan perawatan, tetapi sistem penggeraknya lebih sederhana. Komponen seperti ban, rem, suspensi, dan kelistrikan tetap harus diperiksa.

Perbedaan struktur tersebut dapat memengaruhi biaya servis sepanjang penggunaan. Namun, besarnya penghematan sangat bergantung pada model kendaraan dan pemakaian.

Secara ringkas, empat komponen perawatan yang perlu diperhatikan adalah:

1. Motor bensin membutuhkan penggantian oli secara berkala.

BACA JUGA: 5 Merek Motor Listrik Lokal Indonesia yang Jarak Tempuhnya Jauh Tembus 100+ Km!

BACA JUGA: Tembus Rp500 Juta, 8 Motor Listrik Termahal dengan Fitur Canggih di Indonesia 2026

2. Motor listrik tidak membutuhkan oli mesin pembakaran.

3. Keduanya tetap membutuhkan pemeriksaan rem dan ban.

4. Kondisi baterai menjadi perhatian khusus pada motor listrik.

Perhitungan tahunan sebaiknya memasukkan servis rutin dari masing-masing model. Jangan menggunakan angka servis satu merek untuk semua kendaraan.

3. Baterai Menentukan Jarak Tempuh dan Biaya Jangka Panjang

Kapasitas baterai menentukan jumlah energi yang dapat disimpan kendaraan. Semakin besar kapasitasnya, potensi jarak tempuh sekali pengisian juga meningkat.

BACA JUGA: 12 Tips Perawatan Motor Listrik Subsidi agar Awet dan Tidak Cepat Rusak sampai 5 Tahun

BACA JUGA: 6 Motor Listrik Lokal Paling Laris September 2026, Pilihan Populer di Indonesia

Teknologi baterai turut memengaruhi bobot, harga, dan karakter kendaraan. keamanan termal baterai kendaraan listrik juga dipengaruhi desain keseluruhan battery pack.

LFP dikenal memiliki karakter kimia yang relatif stabil secara termal. NMC menawarkan kepadatan energi lebih tinggi pada aplikasi kendaraan tertentu.

IEA mencatat LFP menyumbang lebih dari separuh baterai EV global. Pada 2025, pangsanya mencapai lebih dari 55 persen berdasarkan kapasitas baterai.

Secara ringkas, empat faktor baterai yang perlu diperhatikan adalah:

1. Kapasitas baterai memengaruhi jarak tempuh.

2. Kimia baterai memengaruhi karakter performa.

BACA JUGA: Daftar Motor Listrik Lokal untuk Kurir Paket, Pilihan Tangguh Buat Operasional Harian

BACA JUGA: Motor Listrik Subsidi untuk Kurir, Ini 4 Pilihan Paling Tangguh

3. Sistem BMS membantu mengawasi kondisi baterai.

Kategori :