Baterai LFP vs NMC, Mana Lebih Awet dan Lebih Aman?

Rabu 09-09-2026,17:00 WIB
Reporter : Derian Yudi Pratama
Editor : Khikmah Wati

Gambaran ketahanan keduanya dapat diringkas dalam empat poin berikut:

1. LFP cenderung menawarkan umur siklus panjang.

2. NMC memiliki rentang siklus yang sangat bergantung desain.

3. Temperatur operasi memengaruhi degradasi kapasitas.

4. Pola pengisian turut menentukan usia penggunaan.

Dalam pemakaian harian, umur panjang dapat mengurangi frekuensi penggantian paket. Keuntungan tersebut menjadi penting bagi kendaraan yang menempuh jarak tinggi.

BACA JUGA: 5 Motor Listrik Subsidi 2026 Sanggup Jalan Luar Kota: Baterai Jumbo, Tangguh, & Bebas Mogok!

BACA JUGA: 8 Tanda Baterai Motor Listrik Bocor, Ini Cara Mengatasinya agar Tetap Aman

2. Keamanan Termal Menjadi Keunggulan Penting LFP

Keduanya tetap menggunakan sistem lithium-ion dengan elektrolit mudah terbakar. Karena itu, tidak ada teknologi yang sepenuhnya kebal terhadap thermal runaway.

Dalam keamanan termal LFP, material katodanya memiliki stabilitas lebih baik. NMC berkadar nikel tinggi menghadapi tantangan stabilitas termal lebih besar.

Pengujian menunjukkan respons thermal runaway dapat berbeda berdasarkan material katoda. LFP cenderung menghasilkan respons termal yang lebih ringan dibandingkan NMC tertentu.

Meski begitu, kondisi ekstrem tetap dapat memicu kejadian berbahaya. Kerusakan fisik, pengisian berlebih, atau kegagalan sistem bisa menjadi pemicunya.

BACA JUGA: Erupsi Krakatau Mereda, Pemprov Jateng Sambut Kafilah MTQ 2026

BACA JUGA: Daftar Motor Listrik Subsidi untuk Perjalanan Jarak Jauh: Baterai Awet, Tangguh, & Hemat

Poin keamanan terpenting dapat dirangkum melalui empat hal berikut:

1. LFP memiliki stabilitas termal yang relatif lebih baik.

Kategori :