radartegal.com - Motor listrik memang semakin menarik digunakan untuk aktivitas harian. Selain suara lebih senyap, biaya energi juga relatif ekonomis dan perawatannya punya karakter berbeda dibandingkan motor berbahan bakar bensin.
Namun, ada satu komponen yang tidak boleh disepelekan, yaitu baterai. Baterai merupakan sumber tenaga utama motor listrik. Ketika kondisinya mulai bermasalah, performa kendaraan biasanya ikut berubah.
Salah satu istilah yang sering digunakan pemilik motor adalah "baterai bocor", yang bisa merujuk pada daya baterai yang cepat habis maupun kondisi baterai yang benar-benar mengalami kerusakan fisik.
Masalahnya, tidak semua tanda baterai bermasalah langsung terlihat dengan jelas. Ada yang hanya terasa dari jarak tempuh yang semakin pendek, tetapi ada juga yang ditandai panas berlebihan, perubahan bentuk, bau aneh, suara tidak normal, hingga kebocoran.
BACA JUGA: Daftar Motor Listrik Subsidi untuk Perjalanan Jarak Jauh: Baterai Awet, Tangguh, & Hemat
BACA JUGA: 6 Motor Listrik Subsidi yang Cocok untuk Antar Kota, Jarak Tempuh hingga 135 Km
Karena baterai lithium-ion menyimpan energi dalam jumlah besar, tanda-tanda tersebut sebaiknya tidak dianggap sepele. Baterai yang rusak atau mengalami panas berlebih dapat menimbulkan risiko kebakaran.
Apa yang Dimaksud dengan Baterai Motor Listrik Bocor?
Sebelum membahas cirinya, penting meluruskan istilah "baterai bocor". Dalam penggunaan sehari-hari, istilah ini sering dipakai ketika baterai terasa cepat kehilangan daya atau tidak mampu mempertahankan kapasitas seperti sebelumnya.
Namun, baterai yang benar-benar mengalami kebocoran fisik merupakan persoalan berbeda. Kerusakan pada casing atau sel dapat menyebabkan cairan atau material dari dalam baterai keluar.
Pada baterai lithium-ion, kondisi seperti perubahan bentuk, kebocoran, bau aneh, panas berlebihan, asap, atau suara tidak normal merupakan tanda yang perlu diwaspadai.
BACA JUGA: 5 Daftar Rekomendasi Oli untuk Gardan Motor Listrik, Jangan Asal Pilih
BACA JUGA: Polytron Fox 350 Meluncur, Motor Listrik Canggih Harga Terjangkau!
Jadi, jangan langsung menganggap setiap baterai yang cepat habis sebagai baterai bocor. Penyebabnya bisa berasal dari penurunan kapasitas baterai, sistem BMS, charger, konektor, atau komponen kelistrikan lainnya.
1. Jarak Tempuh Motor Tiba-tiba Menurun Drastis
Salah satu tanda yang paling mudah dirasakan adalah jarak tempuh yang semakin pendek.
Misalnya, sebelumnya motor mampu digunakan untuk perjalanan pulang-pergi tanpa perlu mengisi daya di tengah jalan. Setelah beberapa waktu, baterai justru cepat turun meskipun rute dan gaya berkendara tidak banyak berubah.