Contohnya, kamu mendapatkan pesan yang mengatakan paket tertahan dan diminta membuka link untuk melakukan pembayaran. Jangan langsung percaya. Periksa alamat situs, pengirim pesan, konteks permintaan, dan jangan memasukkan password atau OTP pada halaman yang mencurigakan.
Apakah membuka link saja bisa mencuri data? Tidak semua link berbahaya otomatis mencuri data hanya karena dibuka.
Namun, link berbahaya dapat mengarahkan pengguna ke situs phishing atau konten berbahaya yang mencoba memperoleh informasi sensitif. Karena itu, jangan memasukkan password, PIN, OTP, atau data kartu pada halaman yang tidak dapat dipercaya.
BACA JUGA: 5 Daftar HP Android untuk Orang Tua Gaptek 2026, Tampilannya Simpel dan Mudah Dipakai
8. Jangan Pernah Memberikan OTP
OTP adalah kode verifikasi, bukan kode yang boleh diberikan kepada orang lain. Kalau ada seseorang mengaku sebagai customer service, petugas bank, kurir, atau bahkan pihak Google lalu meminta kode OTP, jangan diberikan.
Google juga menegaskan bahwa kode verifikasi tidak boleh dibagikan kepada siapa pun karena dapat digunakan scammer untuk mengambil alih akun. Prinsip sederhananya: kalau kamu tidak sedang melakukan proses login atau transaksi, jangan berikan kode verifikasi kepada siapa pun.
9. Hati-hati Menggunakan Wi-Fi Publik
Wi-Fi gratis di tempat umum memang praktis, tetapi jangan menjadikannya alasan untuk sembarangan melakukan aktivitas sensitif.
Saat berada di jaringan publik, sebaiknya hindari aktivitas yang membutuhkan informasi sangat penting jika tidak diperlukan. Pastikan juga situs yang digunakan memakai koneksi HTTPS dan jangan mengunduh aplikasi dari pop-up atau iklan yang muncul secara tiba-tiba.
BACA JUGA: 7 Daftar HP Android RAM 12GB Paling Dicari Gen Z Buat Ngegame, Mulai Rp3 Jutaan!
BACA JUGA: 5 HP Android dengan Kamera Paling Stabil untuk Ngevlog Tanpa Gimbal
10. Aktifkan Fitur Pencarian Perangkat
Kehilangan HP bukan hanya berarti kehilangan perangkat. Kalau HP tidak dikunci dengan baik, orang lain mungkin bisa mencoba mengakses berbagai data yang tersimpan di dalamnya.
Karena itu, aktifkan fitur pencarian perangkat seperti Find My Device dan pastikan akun Google masih terhubung dengan perangkat. Jika HP hilang, kemampuan untuk menemukan, mengunci, atau mengamankan perangkat dari jarak jauh bisa menjadi sangat membantu.
Kebiasaan Kecil Bisa Menentukan Keamanan HP
Melindungi Android dari pencurian data hacker sebenarnya tidak harus rumit. Yang paling penting justru konsistensi dalam menjalankan kebiasaan keamanan.
Mulai dari menggunakan PIN kuat, memperbarui sistem, mengaktifkan 2FA, mempertahankan Play Protect, membatasi izin aplikasi, sampai berhenti sembarangan membuka link.
BACA JUGA: Rekomendasi HP Android dengan Memori Luas dan Kamera Setara iPhone Budget Under 3 Juta