Ketiga adalah RAM dan SSD. Untuk penggunaan saat ini, RAM 8 GB masih bisa digunakan untuk aktivitas dasar, tetapi RAM 16 GB lebih aman untuk multitasking. SSD 512 GB juga menjadi kapasitas yang lebih nyaman dibandingkan penyimpanan 256 GB.
Keempat adalah bobot dan baterai. Laptop touchscreen 2-in-1 akan lebih sering dibawa berpindah tempat, sehingga perangkat yang ringan dengan kapasitas baterai besar bisa memberikan pengalaman lebih nyaman.
BACA JUGA: 5 Tablet Pengganti Laptop 2026 Harga Rp3 Jutaan, Ada yang Sudah Support Keyboard
BACA JUGA: 7 Laptop Rp5 Jutaan Terbaik 2026: RAM Upgradable, SSD Cepat, & Bebas Lag!
Mana Laptop Touchscreen yang Paling Worth it?
Pilihan terbaik sebenarnya kembali pada kebutuhan. Jika mencari harga lebih terjangkau, ADVAN EVO-X 16 2-in-1 menarik karena menawarkan layar besar, RAM 12 GB, SSD 512 GB dan konsep detachable.
Untuk kuliah dan kerja, ASUS Vivobook 14 Flip menjadi pilihan yang lebih seimbang karena menawarkan desain 360 derajat, layar sentuh dan dukungan stylus pada konfigurasi tertentu.
Jika membutuhkan performa lebih tinggi, Lenovo Yoga 7 2-in-1 bisa menjadi pertimbangan karena tersedia dengan Ryzen AI 7 350, RAM 16 GB dan SSD 1 TB pada konfigurasi tertentu.
Sementara itu, HP Envy x360 lebih cocok bagi pengguna yang mengincar pengalaman premium, terutama karena tersedia dengan layar OLED, RAM besar dan SSD hingga 2 TB pada varian tertentu.
Untuk pengguna yang menginginkan touchscreen sekaligus kemampuan gaming, ASUS ROG Flow Z13 menjadi pilihan yang lebih spesifik.
BACA JUGA: 7 Laptop Ringan Performa Kencang Harga 3 Jutaan 2026, Cocok untuk Kerja dan Kuliah
BACA JUGA: Daftar Rekomendasi Laptop Lenovo untuk YouTuber Pemula, Mulai Harga 6 Jutaan
Kesimpulan
Laptop layar sentuh pada 2026 semakin menarik karena tidak lagi terbatas pada perangkat premium. Pilihannya sudah mencakup laptop detachable yang lebih terjangkau sampai laptop convertible premium dengan layar OLED dan prosesor generasi terbaru.
Namun, jangan membeli hanya karena tertarik dengan fitur touchscreen. Pertimbangkan juga ukuran layar, prosesor, RAM, kapasitas SSD, baterai, bobot, dukungan stylus dan jenis pekerjaan yang akan dilakukan.
Jika kebutuhanmu lebih banyak untuk kuliah atau kerja, laptop 2-in-1 kelas menengah sudah sangat mencukupi. Sebaliknya, untuk desain, editing atau gaming, sebaiknya prioritaskan performa prosesor dan GPU sebelum sekadar mengejar fitur layar sentuh.