Buat pengguna yang ingin menghemat anggaran, Redmi Pad Pro bisa menjadi alternatif menarik. Daya tarik utamanya ada pada layar besar yang membuat area kerja terasa lebih lega.
Untuk editor pemula, layar besar cukup membantu ketika harus mengatur timeline video, membuka beberapa panel aplikasi, atau melakukan pekerjaan desain. Tablet seperti ini juga lebih nyaman ketika digunakan untuk pekerjaan kantor sekaligus hiburan.
Meski demikian, jangan berharap performanya menyamai tablet kelas lebih tinggi. Redmi Pad Pro lebih tepat diposisikan sebagai perangkat produktivitas dan editing ringan hingga menengah.
BACA JUGA: Gak Perlu Gimbal Tambahan! Ini Rekomendasi HP dengan Fitur Stabilizer Video Termurah
BACA JUGA: Jangan Asal Beli, Ini Kapasitas Baterai Tablet yang Cocok untuk Pelajar 2026
Apakah Redmi Pad Pro cocok untuk editor pemula? Cocok. Tablet ini bisa dipertimbangkan untuk Canva, editing foto, video pendek, pekerjaan media sosial, dan tugas kantor.
Namun, untuk proyek video yang panjang dan memiliki banyak efek, perangkat dengan chipset lebih kencang tetap lebih disarankan.
3. Redmi Pad 2 Pro
Redmi Pad 2 Pro bisa menjadi opsi lain bagi pengguna yang menginginkan perangkat dengan layar besar dan performa yang lebih serius daripada tablet entry-level.
Untuk editor konten, kapasitas RAM dan penyimpanan perlu menjadi perhatian utama. File video beresolusi tinggi bisa cepat memenuhi storage, sementara aplikasi editing juga membutuhkan ruang untuk cache dan project.
Karena itu, jangan hanya melihat harga perangkat. Jika tersedia pilihan penyimpanan lebih besar dengan selisih harga yang masih masuk akal, varian tersebut biasanya lebih menarik untuk penggunaan jangka panjang.
BACA JUGA: Cari Tablet Murah Buat WFH? Ini 4 Pilihan RAM 12 GB Paling Worth It Tahun 2026
BACA JUGA: Serasa Nonton di Bioskop Mini! Ini Rekomendasi Tablet Murah dengan Layar Jernih
4. Samsung Galaxy Tab S9 FE
Samsung Galaxy Tab S9 FE juga layak dipertimbangkan, khususnya bagi pengguna yang selain mengedit juga sering membuat sketsa, mencatat ide, memberikan anotasi, atau mengerjakan desain sederhana.
Keberadaan S Pen menjadi nilai tambah karena tablet tidak hanya digunakan sebagai perangkat konsumsi konten. Editor bisa memanfaatkannya untuk membuat coretan konsep, memberi tanda pada dokumen, atau melakukan pekerjaan kreatif yang membutuhkan input pena.
Tablet Samsung juga menarik bagi pengguna yang sudah menggunakan perangkat Galaxy karena integrasi ekosistemnya dapat membuat alur kerja terasa lebih praktis.
Apakah tablet dengan stylus penting untuk editor? Tidak selalu. Stylus lebih berguna bagi editor foto, ilustrator, desainer, atau pekerja kreatif yang sering melakukan anotasi. Kalau pekerjaan utama hanya editing video, RAM, chipset, storage, dan layar justru lebih penting.